Ramadhan 2021

Arti Kata Tadarus Beserta Keutamaan Bagi yang Melaksanakannya, Berasal Dari Bahasa Arab

Salah satu amalan yang dilakukan umat muslim di bulan penuh keberkahan ini adalah melaksanakan Tadarus Alquran yang dilaksanakan secara intens.

Tribun Sumsel
Arti Kata Tadarus Beserta Keutamaan Bagi yang Melaksanakannya 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa dan penuh keberkahan didalamnya, sehingga para umat muslim berlomba-lomba melaksanakan amalan kebaikan untuk mendapatkan ganjaran pahala. Salah satu amalan yang dilakukan umat muslim di bulan penuh keberkahan ini adalah melaksanakan Tadarus Alquran.

Baca juga: Arti Kata Tarhib Ramadhan dan Contoh Pelaksanaannya di Berbagai Daerah

Baca juga: Arti Kata Iftar, Populer Menjelang di Bulan Ramadhan yang Sering Didengar

Di bulan Ramadahan ini, kegiatan tadarus menjadi semakin aktif dan intens dilakukan umat muslim.

Namun, tahukah kamu apa esensi dari Tadarus? Jika belum, simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Tadarus

Tadarus, merupakan kosa kata bahasa Arab yang diserap kedalam bahasa Indonesia.

Secara Etimologis "tadarus" berasal dari kata Tadarasa (تَدَارَسَ) (membaca berulang-ulang) yang merupakan bentuk lain dari kata dasar Darasa (دَرَسَ) yang berarti berlajar.

Istilah dari "Tadarasa" kemudian menjadi "Tadarus" (تَدَارُسٌ) yang memiliki arti pembacaan berulang-ulang dengan hati-hati.

Baca juga: Arti Kata Ngabuburit, Istilah Populer Menjelang Buka Puasa Bulan Ramadhan

Baca juga: Arti Kata Hilal Adalah? Ini Penjelasannya, Sebagai Penentu Perbedaan Waktu dan Ketetapan

Baca juga: Apa Itu Puasa Bedug? Ini Arti Serta Hukum Melaksanakannya

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring, kata Tadarus memiliki arti pembacaan Alquran secara bersama-sama dalam bulan puasa.

Dilansir dari eprints.stainkudus.ac.id Tadarus adalah membaca, mempelajari dan menelaah bersama-sama serta mengaktualisasikan kandungan isi Al-Qur’an, yang merupakan ibadah sangat mulia disisi Allah SWT.

Berikut keutamaan bagi orang yang membaca dan mendengarkan Al-Qur’an :

1) Mendapatkan kebaikan disisi Allah SWT

Setiap muslim yang beriman pasti memiliki keinginan untuk menjadi hamba yang terbaik disisi Allah nanti, dan posisi itu bisa
diraih oleh seorang muslim dengan jalan mengisi kehidupannya dengan lantunan-lantunan ayat-ayat suci Allah SWT. Sebagaimana Hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah R.A, dia berkata Rasulullah SAW bersabda:

وَهُوَ عَلَيْهِ شاَقُّ , لَهُ اَجْراَنِ . اَلْمَاهِرُ باِلْقُرْانِ مَعَ السَّ فَرَ ةِ الكِرَا مِ البـَرَرَةِ , وَالَّذِي يـَقْرَأَ اْلقُرْاَنَ وَيـَتَتـَعْتَ عُ فِيْهِ ,

Artinya:“Orang yang membaca Al-Qur’an sedangkan dia mahir melakukannya, kelak mendapat tempat di dalam surga bersama-sama dengan Rasul-Rasul yang mulia lagi baik. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an, tetapi dia tidak mahir, membacanya tertegun-tegun dan nampak agak berat lidahnya (belum lancar), dia akan mendapat dua pahala.”

2) Mendapat rizki yang barokah

Senantiasa membaca Al-Qur’an menjadi sebab Allah menurunkan rizki yang melimpah serta menjadikan rizki kita menjadi barokah. Rizki bukan hanya dipandang dari segi ekonomi tetapi juga kesehatan dan kesempatan merupakan rizki pemberian dari Allah SWT. Sebagaimana firman Allah QS. Fathir: 29.

اِنَّ الَّذِيْنَ يَتْلُوْنَ كِتٰبَ اللّٰهِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْفَقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً يَّرْجُوْنَ تِجَارَةً لَّنْ تَبُوْرَۙ

Artinya:”Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rizki yang kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-tarangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi.” ( QS. Fathir: 29).9

Baca juga: Apa Itu Zakat Adalah? Syarat Zakat, Orang Penerima Zakat dan Cara Menghitung Besaran Zakat

Baca juga: Apa Itu Happy Iftar? Istilah Populer yang Muncul Pada Bulan Ramadhan, Ini Arti dan Contohnya

3) Mendapat ketenangan hati dan jiwa

Seseorang yang dalam kesehariannya selalu mengingat Allah baik mengucap takbir, tasbih, istigfar, maupun membaca Al-Qur’an dapat membuat jiwa bersih membuat moral kita baik. Rasulullah bersabda:

اِنَ الَذِي لَيْسَ فِيْ جَوْفِهِ شَيْءٌ مِنَ القُرْاَ نِ كاَ لْ بـَيْتِ الخَرِبِ

Artinya:“Ibnu Abbas berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya seseorang yang didalam dadanya tiada Al- Qur’an, maka ia bagaikan rumah yang kosong”.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved