Breaking News:

Berita OKI

Iskandar Melaunching Layanan Cuci Darah di RSUD Kayuagung

Bupati Ogan Komering Ilir, H.Iskandar SE melaunching pelayanan hemodialisa (cuci darah) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO
Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar SE melaunching pelayanan hemodialisa (cuci darah) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung, Selasa (20/4/2021) siang. 

TRIBUNSUMSEL, KAYUAGUNG --Masyarakat yang tinggal di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mulai hari ini, Selasa (20/4/2021) bakal menikmati fasilitas kesehatan baru, khususnya untuk pasien penderita gagal ginjal.

Pasalnya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung melaunching pelayanan hemodialisa (cuci darah) untuk mengurangi jumlah pasien yang dirujuk keluar daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati OKI, H. Iskandar SE mengatakan telah berusaha untuk melakukan pembangunan khusunya pembangunan di bidang sektor kesehatan salah satunya di RSUD Kayuagung dengan meningkatkan fasilitas dan pelayanan kesehatan.

"Saya berharap RSUD Kayuagung mampu menjawab segala tuntutan masyarakat di bidang kesehatan. Saat inilah waktunya untuk kita secara bersama-sama berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan, sarana dan prasarana di bidang kesehatan," kata Bupati OKI.

Iskandar memberikan apresiasi kepada Direktur RSUD Kayuagung dengan dibukanya ruangan cuci darah ini, harapannya layanan tersebut dapat digunakan seluruh kalangan masyarakat.

"Masyarakat yang tidak mampu dapat berobat disini secara gratis, caranya dengan membawa kartu BPJS. Jika di luaran sana biaya sekali proses cuci darah bisa mencapai Rp 800.000 bahkan ada yang diatas Rp 1.500.000," jelas Iskandar.

Diterangkan dia, fasilitas ruangan cuci darah sudah dapat digunakan mulai hari ini oleh masyarakat Kabupaten OKI dan tidak perlu lagi untuk berangkat ke luar daerah untuk pasien cuci darah sehingga dapat meringankan biaya yang dikeluarkan oleh pasien tersebut. 

"Dengan adanya ruangan cuci darah ini, maka kejayaan RSUD Kayuagung nantinya sebagai rumah sakit rujukan secara bertahap akan kita kembalikan, karena nantinya bukan saja hanya melayani masyarakat Kabupaten OKI. Namun juga akan melayani seluruh masyarakat yang ada di wilayah Provinsi Sumatera Selatan,"  tuturnya.

Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar SE melaunching pelayanan hemodialisa (cuci darah) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung, Selasa (20/4/2021) siang.
Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar SE melaunching pelayanan hemodialisa (cuci darah) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung, Selasa (20/4/2021) siang. (TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO)

Di lokasi yang sama, Direktur RSUD Kayuagung, Dr. Hj. Asri Wijayanti M.Kes mengatakan fasilitas ruangan hemodialisa yang dibangun di lantai 2 itu dilengkapi ruang tunggu pasien, perawat, hingga ruang observasi. 

"Kapasitas layanan ada 10 tempat tidur dengan maksimal 10 unit mesin cuci darah. Namun untuk tahap awal kita sediakan 4 mesin dulu yang dapat menampung hingga 8 pasien dalam seharinya," ujarnya.

Dikatakan lebih lanjut, RSUD Kayuagung juga berkomitmen untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan kepada masyarakat, salah satunya dengan penyediaan ruangan untuk pasien cuci darah.

Sementara itu, Ketua Pernefri wilayah Sumatera bagian selatan, Dokter Ian Efendi Sp.PD-KGH juga sekaligus menjadi Supervisor Unit Hemodialisa untuk RSUD Kayuagung menyampaikan apresiasi terhadap kinerja dari Bupati OKI atas penyediaan ruangan untuk cuci darah tersebut.

"Dengan diresmikannya pelayanan cuci darah ini, maka provinsi Sumsel sudah punya 30 hemodialisa center dan bisa mengover 500 tindakan dalam sehari," tuturnya singkat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved