Breaking News:

Kunci Jawaban SD

Adakah Kata-Kata Sukar Belum Ketahui Artinya Dibacaan Konservasi Elang di Halimun Salak?

Adakah Kata-Kata Sukar yang Belum Kamu Ketahui Artinya? Tematik 9 Kelas 4 SD/MI Subtema 1: Kekayaan Sumber Energi di Indonesia, Pembelajaran 6 Hal 38.

Penulis: Novaldi Hibaturrahman
Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel
Adakah Kata-Kata Sukar yang Belum Kamu Ketahui Artinya Dari bacaan “Konservasi Elang di Halimun Salak? Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 4 Halaman 38 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Kamu telah membaca bacaan “Konservasi Elang di Halimun Salak”. Adakah kata-kata sukar yang belum kamu ketahui artinya? Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 4 Halaman 38-39.

Tematik 9 Kelas 4 SD/MI Subtema 1: Kekayaan Sumber Energi di Indonesia, Pembelajaran 6

Disclaimer : Kunci jawaban di bawah hanya sebagai panduan bagi orang tua. Soal ini berupa pertanyaan terbuka yang artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku seperti di bawah.

Baca juga: Mengapa Kita Harus Berhemat Energi? Bagaimana Caranya? Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 4 Hal 22

Baca juga: Lingkungan Memiliki Daya Dukung Bagi Kehidupan Apa Maksudnya? Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 4 SD Hal 26

Baca juga: Mengapa Kita Harus Berhemat Energi? Tema 9 Kelas 4 SD/MI Halaman 22-25 : Daerah Tempat Tinggalku

Pernahkah kamu mendengarkan atau menyanyikan lagu “Manuk Dadali” lagu tersebut merupakan gambaran burung garuda yang menjadi lambang negara kita.

Kamu telah mengetahui Garuda Pancasila merupakan lambang negara Indonesia. Banyak orang mengatakan gambar burung garuda terinspirasi dari burung elang.

Gambar Burung Elang Jawa
Gambar Burung Elang Jawa (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013)

Ayo Membaca

Konservasi Elang di Halimun Salak

Burung elang jawa (Nisaetus bartelsi) merupakan acuan lukisan Burung Garuda. Namun, kini jenis burung itu nyaris punah. Penyebab utama berkurangnya populasi burung elang jawa adalah kerusakan habitat tempat hidupnya. Kerusakan tersebut disebabkan karena adanya bencana alam maupun alih fungsi hutan menjadi ladang atau perkebunan. Ada pula perilaku manusia yang menyebabkan populasi burung ini semakin menyusut tajam yaitu perburuan. Burung elang hasil perburuan diperjualbelikan dan dijadikan koleksi pribadi.

Oleh karena itu, Indonesia berupaya melakukan usaha pelestarian. Salah satunya di Taman Nasional Gunung Salak. Namun, usaha itu juga tidak mudah dilakukan. Penyebabnya yaitu minimnya perhatian dan dukungan pembiayaan. Untuk penandaan burung, misalnya Indonesia masih memakai metode lama yaitu dengan memasang semacam bendera kuning di sayap. Sebagai bandingan di Thailand pemantauan burung sudah berbasis satelit. Sebaliknya, dalam hal pengamatan burung Indonesia masih mengandalkan pengamatan mata.

Sumber: http://green.kompasiana.com/penghijauan/2012/10/31/konservasi-elang-di-halimun-salak-504938.html

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved