Breaking News:

Berita Palembang

Langkah Pemkot Palembang Pasca Zona Merah, Optimalkan Peran Posko Kelurahan

Pasca kembali masuk zona merah, Pemkot Palembang menyiapkan langkah untuk menekan angka peningkatan kasus Covid-19 serta bertambahnya angka kematian.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Tribunsumsel.com
Pasca kembali masuk zona merah, Pemkot Palembang menyiapkan sejumlah langkah untuk menekan angka peningkatan kasus Covid-19 serta bertambahnya angka kematian. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Meski dalam kondisi penerapan PPKM Mikro, namun 54 Kelurahan di Kota Palembang masuk zona merah. Ini di karena adanya peningkatan kasus Covid-19 serta bertambahnya angka kematian.

Sekretaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa saat dikonfirmasi mengatakan ada dua kecamatan yang menjadi fokus dari Pemerintah Kota yakni Sako dan Ilir Barat I.

Baca juga: Palembang Kembali Zona Merah, Ini Kata Gubernur Sumsel dan Walikota Palembang

Zonasi ini lebih dipersempit cakupannya dengan melihat jika ada kasus lebih dari lima rumah dalam satu RT yang terpapar Covid-19 maka akan masuk dalam zona merah. 

"Makanya fokus kita benar-benar posko yang ada ditingkat kelurahan dijalankan secara maksimal. 3T dijalankan agar bisa menekan angka penyebaran Covid-19," katanya, Jumat (16/4/2021). 

Saat ini Satpol PP menggandeng Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa mengadakan razia yang sifatnya pendekatan persuasif. "Lalu sanksinya apa ? Kembali mengacu ke Perwali terkait adaptasi baru," katanya. 

Baca juga: Sepekan PPKM Mikro di Sumsel : Palembang Jadi Zona Merah, 12 Kabupaten/Kota Zona Oranye

Dewa mengharapkan, ada peran aktif seluruh masyarakat untuk lebih peduli dengan kesehatan dan penerapan Prokes Covid-19. Bahwa setiap orang tetap harus waspada terhadap bahaya penularan Covid-19. 

"Tentu dengan menerapkan dan disiplin Prokes. Butuh kesadaran bersama dan bukan hanya peran pemerintah saja untuk mengatasi pandemi ini. Ketika diketahui dilingkungan ada yang sakit/terpapar maka segera hubungi pihak puskesmas agar dilakukan isolasi di posko penanganan Covid-19," tutupnya

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved