Korupsi Hibah Masjid Sriwijaya

Gedung Laundry Hingga Ruko Milik Eddy Hermanto Tersangka Korupsi Masjid Sriwijaya Disita Kejati

Kejati Sumatera Selatan hari ini, Jumat (16/4/2021), menyita aset milik Eddy Hermanto berupa tujuh bangunan beserta tanah di kawasan Kelurahan Bukit S

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Kejati Sumatera Selatan hari ini, Jumat (16/4/2021), menyita aset milik Eddy Hermanto berupa tujuh bangunan beserta tanah di kawasan Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

Hingga saat ini sudah ada empat tersangka ditetapkan, satu di antaranya Eddy Hermanto.

Kejati Sumatera Selatan hari ini, Jumat (16/4/2021), menyita aset milik Eddy Hermanto berupa tujuh bangunan beserta tanah di kawasan Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni Palembang.

Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman membenarkan ihwal penyitaan ini sebagai bagian penyidikan kasus dugaan korupsi dana hibah pembangunan masjid sriwijaya.

"Betul, hari ini penyidik Kejati Sumsel melakukan penyitaan terhadap aset atas nama tersangka EH. Ada 7 objek yang disita berupa tanah dan bangunan," ujarnya.

Dari pantauan di lapangan, 7 bangunan beserta tanah itu tersebar di 3 tempat yang berbeda.

Rombongan penyidik pertama kali melakukan penyitaan di sebuah bangunan permanen 3 lantai yang digunakan untuk usaha laundry.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kejati Sumsel Sita 7 Aset Eddy Hermanto, Kasus Korupsi Dana Hibah Masjid Sriwijaya

Tempat itu berada persis di pinggir Jalan MP Mangku Negara RT 5 RW 1 Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni.

Penyitaan kemudian dilanjutkan di ruko 3 pintu yang masing-masing terdiri dari 3 lantai di Jalan Kebun Sirih, RT 1 RW 1 Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni.

Dimana, 1 diantara 3 ruko ini disewakan untuk usaha rokok elektrik (vape).

Selanjutnya tim kembali bergerak dan kali ini menuju ke ruko 3 pintu yang dijadikan 1 kantor di Jalan Residen A Rozak, RT 45 RW 09 Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni.

Selama penyitaan tidak ada perlawanan dari pihak pemilik maupun penyewa ruko.

Penyitaan yang dilakukan tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan terhadap 7 bangunan beserta tanah milik Eddy Hermanto, satu dari empat tersangka dugaan korupsi dana hibah pembangunan masjid sriwijaya Palembang, Jumat (16/4/2021).
Penyitaan yang dilakukan tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan terhadap 7 bangunan beserta tanah milik Eddy Hermanto, satu dari empat tersangka dugaan korupsi dana hibah pembangunan masjid sriwijaya Palembang, Jumat (16/4/2021). (TRIBUN SUMSEL/SHINTA DWI ANGGRAINI)

Dikatakan Khaidirman, meski 7 bangunan beserta tanah milik tersangka Eddy Hermanto sudah disita, namun pihaknya belum melakukan penghitungan pasti terkait nilai rupiah dari keseluruhan aset tersebut.

"Untuk 7 objek ini total nilai rupiahnya belum kita hitung, nanti baru akan ada penghitungan," ujarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved