dr Tirta : Makan Gorengan Saat Buka Puasa Tidak Beri Manfaat Apapun

Gorengan kerapkali jadi menu favorit, terutama saat buka puasa. Ditambah cocolan saos sambel atau lalapan cabe memang terasa lezat. Namun, Anda pasti

SHUTTERSTOCK.COM
gorengan 

TRIBUNSUMSEL.COM - Selasa 14 April 2021 umat muslim di Indonesia serentak menjalankan ibadah puasa 1442 H.

Gorengan kerapkali jadi menu favorit, terutama saat buka puasa. Ditambah cocolan saos sambel atau lalapan cabe memang terasa lezat. Namun, Anda pasti berpikir ulang jika tahu saran ahli gizi ini.

Dokter Spesialis Gizi Klinik Rumah Sakit Pondok Indah dr. Tirta Prawita Sari, M.Sc, Sp.GK menyarankan pengolahan menu untuk berbuka puasa tidak melalui cara digoreng.

"Pilih metode pengolahan makanan utama yang tidak menggorengnya secara lama atau deep fried. Tidak ada hal baik dalam gorengan dan tidak ada waktu terbaik untuk mengkonsumsi gorengan," ujar dr Tirta, dalam keterangan resminya, Senin (12/4/2021).

Kendati demikian, jika memang sangat berhasrat untuk mencoba makanan yang digoreng, maka konsumsi sedikit saja.

"Namun jika sangat ingin mengkonsumsinya, maka batasi sesedikit mungkin saat berbuka," jelas dr Tirta.

dr Tirta kemudian menjelaskan bahwa metode pengolahan yang baik untuk makanan yang dikonsumsi saat berbuka puasa adalah melalui cara kukus, panggang dan dibuat berkuah.

"Sebaiknya anda memilih metode masak yang baik agar memperoleh manfaat kesehatan dari puasa. Misalnya dengan menggorengnya dengan menggunakan airfryer, mengukus, memanggang atau membuat sup," kata dr Tirta.

Namun ia menyarankan agar pengolahan makanan untuk berbuka puasa sebaiknya dilakukan secara sederhana saja untuk menghindari bertambahnya kalori yang diperoleh dari bahan makanan lainnya.

Karena kalori yang berlebihan memiliki risiko besar menimbulkan penyakit seperti obesitas hingga jantung.

"Semakin sederhana cara pengolahannya, maka semakin baik, karena kita dapat terhindar dari penambahan kalori dari bahan-bahan lainnya," pungkas dr Tirta.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved