Breaking News:

Berita Prabumulih

Warga Prabumulih Diperbolehkan Tarawih di Masjid

Berbeda dari tahun sebelumnya, Ramadan 1442 Hijriah tahun ini masyarakat kota Prabumulih diperbolehkan melaksanakan salat tarawih berjamaah di masjid.

TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya menegaskan Ramadan 1442 Hijriah tahun ini masyarakat kota Prabumulih diperbolehkan melaksanakan salat tarawih berjamaah di masjid. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Berbeda dengan tahun sebelumnya yang masih ada larangan, pada Ramadan 1442 Hijriah tahun ini masyarakat kota Prabumulih diperbolehkan melaksanakan salat tarawih berjamaah di masjid.

Hal itu ditegaskan oleh Walikota Prabumulih H Ridho Yahya ketika diwawancarai sejumlah wartawan, Senin (12/4/2021).

"Boleh salat tarawih, kenapa tidak boleh, boleh, silahkan," ungkap Ridho ketika diwawancarai.

Baca juga: Kapolres Prabumulih Ultimatum Bandit Pecah Kaca, Beri Waktu 3x24 jam

Namun kata Ridho, meski diperbolehkan tarawih berjamaah di masjid namun masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yakni mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

"Boleh salat tarawih tapi harus tetap berpedoman dengan protokol kesehatan. Misalnya kapasitas masjid 100 orang menjadi 50 orang saja," jelasnya.

Orang nomor satu di kota Prabumulih ini mengaku jika salat tarawih tidak diperbolehkan maka siapa yang akan menanggung dosa orang-orang yang tak menjalankan salat.

"Siapa yang mau menanggung, saya tidak mau," katanya.

Baca juga: Target Prabumulih Bebas Rabies, Dinas Pertanian Vaksin Hewan Peliharaan Warga

Hal yang sama disampaikan Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi yang mengaku jika salat tarawih di kota Prabumulih diperbolehkan asal tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Tarawih boleh tapi di dekat kediaman masing-masing, karena kan kalau di dekat kediaman maka sesama warga akan saling kenal dengan jamaah lainnya," ujarnya.

Kapolres mengharapkan masyarakat tidak hanya kata-kata saja menerapkan protokol kesehatan namun menjalankannya sehingga penyebaran virus corona tidak terjadi.

"Yang terpenting, protokol kesehatan tetap harus dijalankan selama pelaksanaan Ibadah salat Tarawih. Tarawih diperbolehkan tapi protkes dipatuhi," katanya.

Penulis: Edison
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved