Breaking News:

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebut Tak Semua Wilayah Boleh Gelar Tarawih Berjamaah

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebut Tak Semua Wilayah Boleh Gelar Tarawih Berjamaah

(KOMPAS.COM/DASPRIANI Y. ZAMZAMI)
ILUSTRASI 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Pemerintah secara resmi telah mengumumkan jika 1 ramadhan 1442 H jatuh pada tanggal 13 April 2021,

Atas hal tersebut, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengumumkan bahwa pelaksanaan ibadah-ibadah seperti salat tarawih, kultum dan seterusnya, diperbolehkan selama bulan suci Ramadhan.

Hanya saja harus dilakukan sesuai protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku.

"Tarawih tetap diperbolehkan tapi dengan pembatasan 50 persen dari kapasitas," ujar Gus Yaqut saat konferensi pers virtual, Senin (12/4/2021).

Gus Yaqut menjelaskan, aturan terkait Amaliah selama bulan suci Ramadhan itu tidak berlaku bagi zona merah dan oranye Covid-19.

"Aturan-aturan ini tidak berlaku untuk daerah-daerah yang zona merah dan oranye Covid-19," ujar dia.

Baca juga: Cara Shalat Tarawih dan Witir Sendirian di Rumah, Ini Bacaan Niatnya

Baca juga: Jelang Ramadhan 1442 H, PTBA Makmurkan 74 Masjid Dan 62 Musholla

Baca juga: Istana Akui Maruf Amin Layaknya Ban Serep, Usai Kepuasan Terhadap Kinerja Wapres di Bawah 40 Persen

Zona merah dan oranye Covid-19, kata Gus Yaqut, tidak diperbolehkan untuk melaksanakan Amaliah secara massal selama Ramadhan.

"Tidak diperbolehkan untuk melaksanakan Amaliah secara massal selama Ramadhan. Silahkan dilakukan di rumah masing-masing," sambung dia.

Namun untuk zona hijau dan kuning Covid-19 diperkenankan untuk melakukan ibadah secara massal, dengan syarat menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Tapi untuk daerah zona hijau dan kuning dipersilahkan dengan aturan-aturan sesuai protokol kesehatan," kata dia.

"Ini tidak lain untuk melindungi kita semua, seluruh masyarakat Indonesia agar selama pandemi Covid-19 kita bisa beribadah dengan tenang, dengan baik, tanpa berisiko tertular atau memaparkan Covid-19 kepada yang lain," sambung Gus Yaqut.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menag: Zona Merah dan Oranye Covid-19 Tidak Diperbolehkan Tarawih Berjamaah Selama Ramadhan.

Editor: Slamet Teguh
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved