Breaking News:

Wagub DKI Beri Sanksi Tegas Pengelola Apartemen Usai Bocah SD Nyaris Jadi Korban Prostitusi Online

Wagub DKI Beri Sanksi Tegas Pengelola Apartemen Usai Bocah SD Nyaris Jadi Korban Prostitusi Online

tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNSUMSEL.COM, GAMBIR - Kasus prostitusi masih sering terjadi di Indonesia.

Bahkan yang terbaru, kasus prostitusi ini melibatkan anak yang masih duduk dibangku SD.

Karena hal tersebut, membuat Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku bakal memberikan sanksi kepada pengelola apartemen yang tidak memberi pengawasan ketat terhadap penghuninya.

Hal ini dikatakan Ariza menanggapi praktek prostitusi online yang melibatkan bocah kelas 5 SD di Apartemen Gading Nias, Jakarta Utara.

"Saya kira perlu kita pertimbangkan, pengelola yang tidak melaksanakan tugasnya dengan baik, saya kira perlu kita pertimbangkan untuk berikan sanksi," ucapnya, Kamis (8/4/2021).

Politisi Gerindra ini pun meminta pihak pengelola apartemen tidak hanya memikirkan keuntungan saja.

Tapi juga harus memperhatikan keamanan dan kenyamanan setiap penghuni apartemen.

"Pengelola apartemen tidak sekedar mencari keuntungan dari pengelolaan, sewa, jual beli apartemen. Tapi juga memastikan lingkungannya, apartemennya aman dan jauh dari praktek prostitusi," ujarnya di Balai Kota.

Terlebih, korban dari praktek prostitusi online di Apartemen Gading Nias ini merupakan seorang anak yang masih di bawah umur.

Halaman
1234
Editor: Slamet Teguh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved