Berita Palembang

Mengenal Kepala Dinas PU Perkim Sumsel Basyaruddin Akhmad, Sosok di Balik GSJ Tampil Kekinian

Tak hanya itu, dia pula yang mengeluarkan gagasan mengganti pembangunan LRT ke median jalan agar tidak banyak melakukan pembebasan lahan.

Editor: Vanda Rosetiati
ISTIMEWA
Kepala Dinas PU Perkim Sumsel Basyaruddin Akhmad. 

Pembangunan venue boling di JSC seluas 3.600 meter persegi di lahan rawa tersebut tidak menggunakan uang pemerintah melainkan sumbangan dari perusahaan Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas.

"Pokoknya walaupun sempat di-bully saya jalan terus.

Saya datang ke Sinarmas, saya jalan kaki, dari Sarinah ke Sinarmas.

Datang bantuan Rp 25 M.

Saya bilang saya tidak mau uang, saya mau dibangunkan," terang Basyarudin.

Rupanya, usai pembangunan proyek selesai ada persoalan lain untuk venue ini yakni kebutuhan peralatan.

Basyarudin pun kembali melakukan lobi.

Kala itu lobi dengan PT Pertamina (persero) pun berhasil.

Dengan perjuangan berat selama satu tahun akhirnya didapat dana sekitar Rp43 miliar.

"Sebagian peralatan pun diserahkan ke salah satu lembaga di Kemenpora.

Peralatan sesuai dengan standar AMF agar bisa untuk kejuaraan dunia boling pertama ada di Palembang," kata Basyarudin.

Basyarudin memang dikenal sebagai pribadi yang tak banyak bicara.

Dia kerap kali enggan menyebut progres proyek yang sedang dikerjakannya.

Prinsip yang dipegangnya dalam bekerja yakni mengedepankan ketulusan hati dan tidak perlu pencitraan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved