Breaking News:

Kebut Vaksinasi Guru Kabupaten OKI Sambut Belajar Tatap Muka.

Kabupaten OKI mulai melakukan vaksinasi bagi guru dan lansia secara bertahap. Vaksinasi didukung penuh TNI/Polri.

TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Wabup Ogan Komering Ilir, HM Djakfar Shodiq melihat vaksinasi bagi tenaga pengajar di Kota Kayuagung dalam menyambut pembelajaran tatap muka di bulan Juli 2021 mendatang, Rabu (7/4/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mulai melakukan vaksinasi bagi guru dan lansia secara bertahap.

Vaksinasi didukung penuh TNI/Polri serta dalam rangka persiapan belajar tatap muka yang rencananya digelar Juli mendatang.

Pada tahap awal, sebanyak 1.400 guru dan lansia di Kecamatan Kota Kayuagung divaksin di Gedung Kesenian Kayuagung, mulai 5-7 April 2021.

Bersiap Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Wakil Bupati OKI, HM Dja'far Shodiq vaksinasi bagi guru sebagai langkah persiapan rencana kegiatan proses belajar mengajar secara tatap muka yang akan digelar pada Juli mendatang.

Langkah ini diputuskan untuk menghindari penularan Covid-19 kepada guru dan lansia dari para pelajar yang berkategori carrier (penular).

"Sesuai keputusan tiga Menteri terkait sekolah tatap muka kita memastikan dulu gurunya sudah vaksinasi, tapi yang tidak kalah penting adalah kakek-nenek di rumah yang anaknya berangkat sekolah juga harus tervaksinasi," kata Shodiq, Rabu (7/4/2021).

Wakil Bupati pun mengapresiasi dukungan TNI/Polri dalam pelaksanaan vaksinasi di Ogan Komering Ilir.

"Capaian vaksinasi kita cukup baik, terimakasih kepada Pak Kapolda, jajaran Polres dan Kodim sehingga masyarakat tidak khawatir lagi divaksinasi," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy mengatakan dukungan TNI dan Polri terhadap program vaksinasi sangat luar biasa, mulai dari penegakkan disiplin protokol Kesehatan hingga tenaga vaksinator.

"Bahkan Pak Kapolda memerintahkan seluruh polsek tiap hari menjemput mengantar lansia yang akan divaksin ke puskesmas terdekat," ungkap Lesty

Untuk itu, dia meminta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota agar terus mengkoordinasikan pelaksanaan vaksinasi dengan baik.

"Kita tingkatkan cakupan vaksinasi lansia untuk Sumsel rata-rata 3,8 persen.Sesuai himbauan menkes, agar diutamakan lansia karena merupakan kelompok rentan," ujar dia.

Ditambahkannya, Kepala Dinas Kesehatan OKI, Iwan Setiawan SKM, M.Kes mengungkapkan, pihak menarget sebanyak 1.400 lansia dan dan guru di Kecamatan Kota Kayuagung pada tahap awal ini divaksin.

"Ini ditargetkan dapat selesai dalam 3 hari kedepan bagi lansia dan guru yang berdomisili di Kayuagung dipusatkan di Gedung Kesenian. Untuk kecamatan lain bisa dilakukan di Puskesmas masing-masing," bebernya.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: Pahmi Ramadan
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved