Breaking News:

Diacungkan Sajam, Ambar Pasrah Motor Supranya Dibawa Kabur Begal

Kawanan begal sadis kembali beraksi di wilayah  dekat Tugu Perbatasan Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas (Mura) Sumsel

grid.oto
Ilustrasi Begal Motor 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Kawanan begal sadis kembali beraksi di wilayah  dekat Tugu Perbatasan Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas (Mura) Sumsel, Senin (6/4/2021) malam.

Kali korbannya, Ambar Wilantara bersama temannya Aisyah warga Kelurahan Tanjung Raya Kecamatan Lubuklinggau Utara I Kota Lubuklinggau.

Dibawah acungan senjata tajam (Sajam), Ambar terpaksa harus merelakan motor Honda Supra X 125 miliknya di bawa kabur kawanan pelaku begal.

Berdasarkan informasi dihimpun kejadian bermula saat Ambar bersama Aisyah sehabis pulang bekerja di Lubuklinggau hendak pulang ke rumah mereka di Kelurahan Tanjung Raya.

Keduanya berangkat berboncengan, sebelum pulang ke rumah, Ambar berniat mengantar Aisyah lebih dahulu, namun ia memilih memutar diputaran tak jauh dari tugu perbatasan.

Saat sedang memutar itu, secara tiba-tiba dari muncul tiga pelaku menggunakan motor Yamaha Vega R berkenalpot racing langsung menghadang keduanya.

"Salah satu pelaku langsung mengacungkan pisau ke arah Ambar dan Aisayah sembari meminta motornya," kata Sri kerabat Ambar saat dihubungi wartawan, Selasa (6/4/2021).

Lanjutnya, karena ketakutan adiknya itu langsung turun bersama Aisyah dan merelakan motor Honda Supra X 125 miliknya diambil para pelaku, setelah mengambil motor ketiga pelaku pun langsung kabur.

"Setelah berhasil mengambil motor adik kami itu, ketiga pelaku langsung kabur melarikan diri meninggalkan adik kami dan temannya itu (Aisyah)," ujarnya.

Ia menambahkan, pasca kejadian pihak keluarga saat ini tengah melakukan pencarian dan mencari informasi keberadaan para pelaku, sebab disinyalir para mengenal kedua korban.

"Mereka juga sebenarnya tidak sengaja sampai arah sana, karena kelewatan akhirnya keduanya sekalian mutar di dekat Tugu Perbatasan itu,  sekarang kami lagi berupaya nyari-nyari informasi," ungkapnya.

Ia pun mengimbau, kepada masyarakat Kota Lubuklinggau untuk selalu berhati-hati terutama melintas di malam hari khususnya tempat yang tidak ada penerangan jalannya.

"Kami minta untuk hati-hati kalau bejalan tempat gelap, cukup ini pelajaran buat saya agar tidak terjadi pada orang lain," ujarnya. (Joy)

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved