Breaking News:

Pencuri Ban Serep Keok Ditembak Polisi

BREAKING NEWS: Spesialis Pencuri Ban Serep Truk Lintas Provinsi Keok Ditembak Polisi

Kami beraksinya malam hari. Dalam semalam, kami bisa empat kali beraksi. Beraksi kami wilayahnya mulai dari Prabumulih hingga Jambi.

TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Tersangka Muaz ketika dibawa anggota Unit 3 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Selasa (6/4/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Satu pelaku, spesialis pencurian ban serep truk di sepanjang Jalan Prabumulih hingga Jambi akhirnya keok ditembak anggota Unit 3 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel.

Muaz Zarkasyi (33), setidaknya sudah 30 kali lebih beraksi melakukan pencurian ban serep mobil truk bersama dua rekannya. Mereka beraksi bersama Aji (susah tertangkap, red) dan Paibon (DPO).

Komplotan ini beraksi pada malam hari. Berbekal senpi rakitan dan juga mobil yang di sewa, komplotan ini berkeliling untuk mencuri ban serep truk yang sedang terparkir di pinggir jalan atau rumah makan.

"Kami beraksinya malam hari. Dalam semalam, kami bisa empat kali beraksi. Beraksi kami wilayahnya mulai dari Prabumulih hingga Jambi," ujar Muaz yang bekerja sebagai sopir trailer ini sambil meringis kesakitan, Selasa (6/4/2021).

Saat beraksi, Muaz bertugas sebagai sopir dan melihat situasi. Sedangkan Aji dan Paibon bertugas untuk mengeksekusi ban serep truk yang sedang terparkir dipinggir jalan ataupun di rumah makan.

Baca juga: Optimalisasi Pelaksanaan Program Jamsostek, Setiap Pekerja Hingga Non ASN Wajib Jadi Peserta

Baca juga: Razia di Lapas Kelas IIA Lubuklinggau, Petugas Gabungan Dapati Napi Simpan HP hingga Obeng

Ketika beraksi dan dipergoki sopir atau kernet truk, Muaz langsung bertindak. Ia mengeluarkan senpi rakitan yang dibawanya untuk mengancam sopir atau kernet yang menghalangi aksi mereka.

"Kami mencuri ban serep truk ini, karena bila dijual harganya mahal. Sekali jual, kisaran Rp 1 juta hingga Rp 2 juta per ban serep. Setelah beraksi, tidak susah lagi menjualnya. Karena langsung ada penadahnya," ujar bapak dua anak ini.

Karena, menurut Muaz hal itu pernah dilakukannya ketika mereka beraksi ada sopir yang memergoki. Ia langsung mengancam sopir truk menggunakan senpi rakitan. Bila sopir melawan, tak segan Muaz memukulkan gagang senpi rakitan tersebut ke kepala si sopir bahkan sampai akan menembak.

Setiap kali beraksi dengan hasil empat ban serep truk, mereka bisa mengantongi uang Rp 8 juta. Uang tersebut, mereka bagi rata setiap orang dapat Rp 2 juta. Sisanya, digunakan untuk membayar rental mobil dan uang operasional ketika beraksi.

"Seingat saya, wilayah Palembang-Jambi 20 lokasi. Wilayah Palembang-Prabumulih 10 lokasi. Kalau memang dalam semalam dapat sedikit, ban mobil pick up juga kami sikat. Seperti di terminal KM 12, pernah kami lakukan itu," ungkapnya.

Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan membenarkan Unit 3 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel sudah menangkap satu pelaku spesialis pencurian ban serep truk.

"Tersangka sudah diamankan dan harus kami tindak tegas karena berupaya melawan ketika akan ditangkap," katanya.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved