Breaking News:

Berita OKI

Turnamen Esport Piala Bupati OKI, 30 Tim Bersiap Hadapi Grand Final di GOR Biduk Kajang

Turnamen Esport piala Bupati Ogan Komering Ilir H Iskandar SE telah melewati penyisihan. 30 Tim Divisi bakal bertarung di Grand di GOR Biduk Kajang

TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO
Salah satu tim yang lolos babak Grand Final turnamen Esport piala Bupati Ogan Komering Ilir yakni Black Angle Squad asal Kota Kayuagung, Senin (5/4/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Turnamen Esport piala Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar SE mampu menarik minat 3.000 Gamer atau 498 tim yang tersebar di seluruh wilayah OKI.

Panitia Esport Indonesia (ESI) berhasil menjaring 30 tim dalam babak penyisihan di masing-masing divisi yakni Mobile Legend, Free Fire dan PUBG. 

Ketika dikonfirmasi, M. Ludfi pembina Black Angle Squad mengatakan timnya merupakan salah satu tim yang berhasil lolos dan mewakili Kecamatan Kayuagung.

"Perjuangan yang cukup panjang hingga mampu mengalahkan 70 tim divisi Free Fire, dan Alhamdulillah kami bisa mendapatkan golden tiket untuk melaju ke grand final yang akan dilaksanakan secara offline di Gor biduk kajang pada tanggal 8-10 April mendatang," jelasnya.

Lanjutnya, dalam laga grand final timnya kembali berhadapan dengan 29 tim lainnya yang merupakan perwakilan dari 15 Kecamatan yang ada di Bumi Bende Seguguk.

"Kami bertekad memberikan yang terbaik saat pertandingan nantinya, supaya kami bisa mewakili Kabupaten OKI dan dapat bersaing dalam penjaringan hingga bergabung di tingkat gamer nasional," harap Lutfi.

Ditemui terpisah, Camat Kota Kayuagung, Iskandar S.Sos turut merasa bangga dengan adanya kaum milenial yang lolos mengikuti seleksi atlet Esport.

"Tentunya saya senang melihat anak-anak muda dapat menyalurkan hobinya melalui pertandingan game online. Semoga saja ini bisa mewujudkan mimpi mereka untuk jadi atlet Esports Kabupaten OKI," jelas camat kepada Tribunsumsel.com.

"Meskipun ini adalah kegiatan positif, tetapi saya berpesan kepada anak-anak jangan sampai mengabaikan pendidikan dan tentunya untuk selalu menjaga kesehatan dengan membatasi waktu bermain game," imbuhnya.

Dikatakan lebih lanjut, guna mendukung kelancaran permainan, para tim diperbolehkan menggunakan fasilitas WiFi yang terpasang di kantor camat.

"Demi mensupport kami pihak kecamatan memperbolehkan mereka untuk berlatih di kantor kecamatan. Karena disini memang disediakan WiFi," ucap dia.

Sementara itu, Ketua Umum ESI Kabupaten OKI, Iwan Setiawan mengharapkan dengan diadakannya turnamen Esports ini bisa mencetak atlet-atlet berbakat.

"Turnamen ini sengaja kita balut dengan tema dalam rangka menjaring dan menyeleksi para gamer yang ada di Kabupaten OKI, untuk dijadikan sebagai atlet binaan pada Cabor E-Sport Kabupaten OKI," jelasnya singkat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved