Breaking News:

Berita Palembang

9 Program Pembangunan Kota Palembang Dipastikan Akan Berlanjut

Bappeda dan Litbang Kota Palembang memastikan sembilan program pembangunan infrastruktur Kota Palembang akan terus berlanjut.

SRIPOKU/RAHMALIYAH
Kepala Bappeda dan Litbang Kota Palembang, Harrey Hadi saat meninjau pembangunan restorasi Sungai Sekanak Lambidaro 

TRIBUNSUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Litbang Kota Palembang memastikan semua rencana pembangunan infrastruktur Kota Palembang akan berlanjut di tahun ini. 

Meski kondisi pandemi masih terjadi, namun sejumlah agenda pembangunan infrastruktur untuk penunjang fasilitas  Kota Palembang akan mulai digarap pada tahun ini. 

Kepala Bappeda dan Litbang Kota Palembang, Harrey Hadi mengatakan, setidaknya tahun ini Pemkot fokus terhadap sembilan program pembangunan, diantaranya revitalisasi Pulau Kemaro, Restorasi Sekanak-Lambidaro, Pembebasan lahan Flyover angkatan 66,

Underpass Simpang Charitas, Pembangunan Intake Kalidoni, Pembangunan Embung air baku PDAM seluas 100 hektar, Lingkar Timur, IPAL Sei Selayur dan pembebasan lahan pelebaran Jalan Parameswara.

"Kita tetap optimis agar semua program ini berjalan lancar sesuai rencana. Namun tentu dengan catatan adanya sinergi Pemerintah Pusat maupun Pemprov Sumsel," katanya

Untuk pembebasan lahan pelebaran jalan Parameswara, Harrey mengatakan masih dalam tahap perhitungan KJPP terkait nilai ganti-rugi Persil yang akan dibebaskan oleh Pemkot. Ia pun membantah jika salah satu proyek prioritas dari Walikota tersebut batal. 

"Pokok utama pembebasan lahan, bukan hanya bicara soal anggaran tapi juga soal pendekatan dengan masyarakat. Seandainya, KJPP siap di Perubahan APBD Perubahan 2021 akan kita anggarkan," katanya. 

Dengan mulai menggeliatnya pembangunan infrastruktur di tahun ini, diharapkan akan ikut berdampak pada roda ekonomi Kota Palembang. Sebab, ada tiga penyumbang kontribusi PDRB bagi Kota Palembang, konstruksi, jasa dan industri pengolahan. 

"Kita saat ini mendorong bagaimana tiga hal yang berkontribusi bagi perekonomian kota Palembang," jelasnya. 

Harrey masih bersyukur, karena Palembang dari sisi pertumbuhan ekonominya dinilai baik di tengah pandemi Covid-19 tahun 2020. Dengan perbandingan lima kota besar seperti, Semarang, Jogjakarta, Medan, Bandung, Surabaya. 

"Setelah penerapan PSBB jilid satu dan dua, Pak Walikota mulai menerapkan istilahnya new normal agar perekonomian masyarakat hidup. Namun, dengan tetap mengedepan Prokes. Selain itu, banyak stimulus yang diberikan sehingga perekonomian di Palembang tetap tumbuh meski sempat ikut terdampak," katanya.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved