Breaking News:

Berita Muaraenim

Pengangguran di Muaraenim Naik 4,90 persen, Berikut Langkah Disnakertrans

Jumlah pengangguran di Kabupaten Muaraenim meningkat menjadi 4,90  persen. Disnakertrans Muaraenim bakal lakukan sejumlah langkah ini.

TRIBUNSUMSEL.COM/IKA
Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Muaraenim,Hj Siti Herawati 

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM- Jumlah pengangguran di Kabupaten Muaraenim tahun 2020 tercatat sebanyak 15.646 orang atau meningkat menjadi 4,90  persen.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans ) Kabupaten Muaraenim,Hj Siti Herawati SH,Minggu,(4/4/2021).

Dikatakan Herawati, bahwa tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Muaraenim tahun 2020 meningkat dibanding tahun 2019.

" Namun peningkatannya tidak terlalu signifikan hanya sekitar 60 orang atau sekitar 0,06 persen, tahun 2019 persentasenya sebesar Rp 4,84 persen naik menjadi 4, 90 persen dibanding tahun 2019 dengan jumlah 15.646 persen,"katanya.

Ia juga mengatakan dengan demikian, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya untuk menurunkan angka pengangguran tersebut.

Baca juga: 472 Berkas Kenaikan Pangkat ASN Pemkab Muaraenim Disetujui BKN Palembang

"Sebagai salah satu dinas yang mengelolah masalah pencari kerja ini tentu data ini menjadi PR untuk kita dalam mencarikan solusinya, program-program pelatihan untuk meningkatkan SDM di Kabupaten Muaraenim sedang kita galakan,"katanya.

Ia juga mengatakan 2021 ini, pihaknya mendapatkan 6 paket pelatihan dari kementerian ketenagakerjaan.

"Dengan harapan setelah mereka mendapatkan pelatihan,mereka bisa membuka usaha sendiri bahkan menciptakan lapangan kerja," katanya.

Tak hanya itu saja lanjut Hera, untuk memberikan kepercayaan diri dan meningkatkan kemampuan peserta pelatihan, dalan waktu dekat juga pihaknya akan melakukan kerjasama dengan beberapa perusahaan di Kabupaten Muaraenim untuk program pemagangan.

" surat permohonannya sudah ditandatangani oleh pak bupati dan kami akan magangkan para peserta pelatihan ini sesuai dengan keahlian mereka masing-masing,"katanya.

Baca juga: Begal Pasutri Pakai Senpi di Muaraenim Lalu Buron 2 Tahun, Nopriandi Pasrah Dibekuk Polisi

Melalui kegiatan magang tersebut lanjutnya diharapkan nanti kedepannya mereka juga bisa direkrut di tempat mereka magang sehingga ilmu yang mereka dapat bisa terserap di dunia kerja.

" itu yang kami harapkan, seperti yang kita tahu bahwa Pendidikan dan Pelatihan  yang kita laksanakan ini berbasis kompetensi ini dilaksanakan dengan dasar pemikiran bahwa pencari kerja maupun penyandang masalah kesejahteraan sosial lainnya adalah tanggung jawab bersama pemerintah dan pihak-pihak yang lain Oleh karena itu peningkatan keterampilan,"pungkasnya.

Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved