Breaking News:

Jembatan Muara Danau Empat Lawang Putus

Bupati Empat Lawang Kunjungi Jembatan Muara Pinang dan Lintang Kanan yang Putus

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad mengunjungi jembatan penghubung kecamatan Muara Pinang dan Lintang Kanan, Empat Lawang, Sabtu (03/04/2021).

TRIBUNSUMSEL/SAHRI
Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad mengunjungi jembatan penghubung kecamatan Muara Pinang dan Lintang Kanan, Empat Lawang, Sabtu (03/04/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Ambruknya jembatan penghubung kecamatan Muara Pinang dan Lintang Kanan, kabupaten Empat Lawang, Sabtu (03/04/2021) dini hari di desa Muara Danau, ditanggapi dengan cepat oleh Bupati H. Joncik Muhammad.

Pada hari minggu (04/04/2021) bupati yang didampingi oleh beberapa pejabat seperti pejabat PU, Bina Marga, dan Camat meninjau secara langsung jembatan Air Bayau di Desa Muara Danau, Lintang Kanan. 

Pada kesempatan itu Joncik memastikan tahun 2022 jembatan permanen yang baru akan dibangun.

Baca juga: Korban Kebakaran di Empat Lawang Terpaksa Tidur di Rumah Kerabat, Pemerintah Dirikan Posko

Sedangkan untuk keadaan darurat sementara rencananya akan memindahkan jembatan ponton yang ada di kecamatan Ulu Musi.

"Untuk rencana jangka panjang saya pastikan 2022 jembatan permanen yang baru akan dibangun, sedangkan untuk sementara recananya akan menggunakan jembatan ponton dari Ulu Musi" Tutur Joncik.

Adapun penanganan darurat jembatan ambruk ini akan didanai oleh APBD Kabupaten tahun 2021, sedangkan jembatan baru permanen nantinya akan diusulkan melalui APBD Provinsi serta kalau memungkinkan juga akan diusulkan melalui APBN.

"Penanganan secara darurat jembatan akan didanai oleh APBD Kabupaten tahun 2021, sedangkan untuk jembatan baru permanen nantinya akan diusulkan melalui APBD Provinsi serta kalau memungkinkan juga akan diusulkan melalui APBN, " Kata Joncik. 

Baca juga: 2 Jam Api Bakar 11 Rumah di Lintang Kanan Empat lawang, 13 KK Jadi Korban

Sekedar informasi, jembatan yang menghubungkan dua kecamatan di kabupaten Empat Lawang ini sebelumnya ambruk akibat dihantam derasnya arus Sungai Bayau yang meluap pada 3 April 2021 dini hari.

Jembatan Sungai Air Bayau ini merupakan akses utama yang menghubungkan warga kecamatan Lintang Kanan dan warga Kecamatan Muara Pinang.

Penulis: Sahri Romadhon
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved