Breaking News:

Wako Resmikan Cafe Durian Abang Aiz Coffee and Resto, Tongkrongan Olahan Durian Pertama Di Sumsel

Satu lagi tongkrongan untuk kongkow - kongkow hadir menambah pilihan anak muda di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel).

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
Diskominfo Kota Lubuklinggau
Wali Kota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe meresmikan kafe dengan nama Durian Abang Aiz Coffee and Resto, Jumat (2/4/2021). 

Novi menyebutkan Durian Abang Aiz Coffee and Resto menyediakan berbagai olahan buah durian mulai dari kue yang dibuat dari bahan durian, es durian hingga durian kupas.

"Ada banyak pilihannya mulai pancake durian, mile crepes mini,
kue koja durian, lupmia durian,
ketan durian, ketan hitam durian, dan berbagai olahan es durian sampai cendol durian," ujarnya.

Selain, menjual olahan berbagai jenis durian, cafe ini juga menjual makanan berat seperti pindang, bebek bakar, nasi goreng dan berbagai jenis olahan makanan berat lainnya.

"Termasuk harga juga cukup bersahabat mulai dari harga Rp 10 ribuan hingga Rp 30 ribuan, mengingat lingkungan kita ini dekat kampus dan dikelilingi oleh mahasiswa," ungkapnya.

Cafe Durian Abang Aiz Coffee and Resto ini buka setiap hari Senin - Minggu, untuk hari Senin-Sabtu buka mulai dari pukul 10.00 WIB -22.00 WIB, sedangkan khusus hari Minggu pukul 10.00-24.00 WIB.

Sementara Wali Kota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe mengatakan, sangat bersyukur telah dibukanya cafe yang menjual khusus olahan berbagai jenis durian di Lubuklinggau.

"Alhamdulillah olahan durian bisa dimanfaatkan, selama ini kita cukup kesulitan karena ada kebunnya tapi tempat duduknya terbatas, dengan tempat yang nyaman ini durian Lubuklinggau kita harap bisa berkembang," ungkapnya.

Menurutnya, usaha durian di Lubuklinggau cukup bagus, karena daerah lain seperti Musi Rawas, Musi Rawas Utara dan Empat Lawang banyak yang sudah habis dijadikan kebun sawit.

"Sementara durian Lubuklinggau unik dan masih organik karena umur batangnya ada yang masih berusia 40-60 tahun, durian Lubuklinggau ini juga beda, manisnya ada, legitnya ada, asemnya juga ada," urainya.

Untuk itu, mewakili Pemkot Lubuklinggau sangat berterimakasih, karena cafe ini bisa menyerap tenaga kerja, dan bisa menjadi pilihan pengunjung karena ini beda dengan lainnya.

"Harapannya kedepan abang ais ini bisa mengisi pilihan pengunjung untuk berkunjung ke Kota Lubuklinggau tahun 2022 mendatang," tambahnya.

Ikuti Kami di Google Klik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved