Breaking News:

Berita Prabumulih

Lubang Mengangga Ganggu Pengendara Melintas Jalan Karang Jaya Prabumulih

Jalan di Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih mengalami amblas dan membuat lubang mengangga di badan jalan.

TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Lubang Mengangga Ganggu Pengendara Melintas Jalan Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Akibat tergerus hujan deras dan banyaknya truk bertonase besar melintas, Jalan di Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih mengalami amblas dan membuat lubang mengangga di badan jalan.

Pantauan Tribunsumsel.com, lubang mengangga tersebut berada di badan jalan dan mengganggu para pengguna jalan khususnya pengendara roda empat serta motor.

Kendaraan roda empat khususnya truk harus ekstra hati-hati lantaran lubang mengangga tersebut karena pondasi jembatan yang telah runtuh.

Keberadaan lubang tersebur meski belum menimbulkan korban namun membuat para pengguna jalan menjadi khawatir dan mengeluhkan permasalahan tersebut.

Baca juga: Kejari Prabumulih Sita Rp 327 Juta dari Bank BUMN, Dugaan Korupsi Kredit Modal Kerja

Doko yang merupakan warga di sekitar jalan amblas ketika diwawancarai, kerusakan jalan yang amblas terjadi sejak 3 bulan terakhir akibat hujan deras.

"Kerusakan ini sebetulnya akibat hujan deras yang tak tertampung lagi oleh jembatan, air meluber naik kejalan sehingga membuat bagian sisi jalan tergerus hingga membuat bagian jembatan itu amblas," katanya.

Doko menuturkan, pihaknya berharap diperbaiki agar tidak membuat pengendara kesulitan melintas dan menyebabkan korban jiwa.

"Sejauh ini memang belum ada yang jadi korban masuk ke dalam lubang itu, kami mengharapkan pemerintah segera memperbaiki dan jangan sampai menunggu jalan makin parah dan ada korban dulu baru diperbaiki," katanya.

Hal yang sama disampaikan warga lainnya yang mengatakan jika jembatan di jalan atau tepatnya gorong-gorong (jembatan ukuran kecul) itu sudah tidak layak mengingat kendaraan tonase besar sudah sering melintas.

"Jembatan itu dibangun sudah lama dan tidak cocok lagi karena ukurannya kecil dan kita rasa sudah tidak layak menampung beban truk-truk tonase besar melintas," bebernya.

Baca juga: Dukung Sekolah Tatap Muka, Pemkot Prabumulih Vaksin Guru-guru SMP dan SMA

Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya meminta warga sekitar bersama pihaknya melakukan gotong royong untuk membangun jembatan sementara.

"Karena itu bencana alam sehingga jembatan menjadi hancur. Kita akan menggunakan Dana Bencana alam juga untuk membangun itu sementara," katanya.

Ditanya kapan akan dilakukan pembangunan jembatan permanen, orang nomor satu di kota nanas itu mengaku akan melihat anggarannya terlebih dahlu.

"Apa bisa di ABT (anggaran biaya tambahan) atau tahun depan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2022," tambahnya.

Penulis: Edison
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved