Breaking News:

Berita Prabumulih

Kejari Prabumulih Sita Rp 327 Juta dari Bank BUMN, Dugaan Korupsi Kredit Modal Kerja

Kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas Kredit Modal kerja Kontruksi Withdrawall Approval (KMKWA) oleh Bank BUMN di Prabumulih, terus berlanjut.

Penulis: Edison
Editor: Yohanes Tri Nugroho
ISTIMEWA
Kasi Pidsus Kejari Prabumulih Wan Susilo SH MH ketika menerima uang sitaan dari pegawai bank BUMN di Prabumulih 

"Tersangka belum kami tetapkan, nanti akan kita lakukan realise secepatnya," katanya.

Ditanya apakah hasil audit BPKP untuk menghitung ketugian negara sudah ada, Wan menegaskan sudah ada hasil.

"Hasil pemeriksaan ditemukan kerugian sekitar 5 milar, untuk lebih jelasnya nanti kita realise dalam waktu dekat," tambahnya.

Untuk diketahui, mulai Oktober 2020 lalu Kejari Prabumulih menangani perkara dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit modal kerja kontruksi.

Baca juga: Cerita Helen, Warga Prabumulih Berusia 68 Tahun Berangkat Pagi Demi Vaksin di Palembang

Tim penyidik yang menangani perkara itu, sudah menaikan status ke tahap penyidikan awal November 2020 lalu.

Pasca menaikan status ke penyidikan, tim penyidik terus melengkapi berkas perkara dengan melakukan penggeledahan di salah satu Bank BUMN di Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Prabumulih Kecamatan Prabumulih Barat.

Dalam penggeledahan itu, jaksa menyita dokumen-dokumen yang berkaitan dengan aturan kredit dan berkas pinjaman. 

Tim penyidik juga telah memintai keterangan terhadap sejumlah saksi, yang berada di Kota Prabumulih maupun yang ada di luar kota Prabumulih, meminta BPKP melakukan perhitungan kerugian negara dan upaya lainnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved