Breaking News:

Meski DAU Dipotong Wako Optimis Program Ayo Ngelong Ke Lubuklinggau Tetap Jalan

Dalam arahannya Wako kembali menekankan soal anggaran yang mengalami kendala di awal tahun , sehingga menyebabkan banyak kegiatan

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Prawira Maulana
ISTIMEWA
Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe didampingi  Wakil  Wali Kota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar, Sekda Kota Lubuklinggau, HA Rahman Sani memimpin rapat koordinasi (Rakor) dengan seluruh OPD dilingkungan Pemkot Lubuklinggau di kantor wali kota lantai 5, Selasa (30/3). 

LUBUKLINGGAU-Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe didampingi  Wakil  Wali Kota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar, Sekda Kota Lubuklinggau, HA Rahman Sani memimpin rapat koordinasi (Rakor) dengan seluruh OPD dilingkungan Pemkot Lubuklinggau di kantor wali kota lantai 5, Selasa (30/3).

Dalam arahannya Wako kembali menekankan soal anggaran yang mengalami kendala di awal tahun , sehingga menyebabkan banyak kegiatan belum bisa dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Menurutnya, dari anggaran refocusing Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar delapan persen, maka ada beberapa kegiatan yang dikurangi forsinya.  Namun demikian, dirinya meminta persoalan anggaran ini jangan sampai mengganggu aktivitas di instansi masing-masing.

Berkaitan DAK yang sangat minim,  Wako mengingatkan agar  dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sedangkan berkaitan dengan program Ayo Ngelong ke Lubuklinggau pada 2022 mendatang, maksimalkan dengan kegiatan seperti agenda provinsi diusahakan dilaksanakan di Kota Lubuklinggau serta acara-acara besar lainnya.

Wako mengaku optimis dengan program Ayo Ngelong ke Lubuklinggau akan berjalan sebagaimana diharapkan walaupun saat ini masih dalam Pandemi Covid-19.

Terkait jalan yang rusak di wialayah Kota Lubuklinggau, Wako insruksikan  agar segera dilakukan perbaikan dan setiap dinas atau OPD harus bekerja dengan penuh semangat, kerja ikhlas dan tingkatkan kinerja.

Orang nomor satu dijajaran Pemkot Lubuklinggau itu juga menyampaikan rencana pembanguan asrama haji di dekat Bandara Silampari, hal ini tidak lain agar Kota Lubuklinggau memiliki asrama haji. Sedangkan berkaitan pariwisata segera dilakukan pembersihan di tempat-tempat pariwisata seperti di Bukit Sulap agar terlihat asri.

Ditambahkannya, dalam waktu dekat dirinya akan mengecek jumlah tenaga honorer di seluruh instansi  agar terdata semuanya.  “Diusahakan tidak ada penambahan tenaga honorer baru, manfaatkan tenaga kerja yang lama,” imbuhnya.  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved