Breaking News:

Kepala Disnakertrans Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Pemkab Ogan Ilir Siapkan Pemain Cadangan

Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir langsung bertindak setelah salah satu kepala dinas dijadikan tersangka kasus korupsi proyek.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Prawira Maulana
AGUNG DWIPAYANA/TRIBUNSUMSEL.COM
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Ogan Ilir, Muhsin Abdullah. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir langsung bertindak setelah salah satu kepala dinas dijadikan tersangka kasus korupsi proyek.

Seperti diketahui, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Ogan Ilir berinisial SA dijadikan tersangka dan ditahan di Rutan Pakjo mulai 19 Maret lalu.

SA disangkakan korupsi bukan saat menjabat Kepala Disnakertrans, melainkan saat ia menjadi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek Jembatan Sungai Rambutan-Parit tahun 2017 lalu.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Ogan Ilir, Muhsin Abdullah mengatakan, ada beberapa kandidat yang disiapkan.

"Harus sesegera mungkin (menunjuk Plt Kepala Disnakertrans) setelah mendapat surat (penahanan tersangka) dari Kejari Ogan Ilir," kata Muhsin kepada wartawan di Indralaya, Kamis (25/3/2021).

Meski sudah mengantongi beberapa nama yang akan menduduki posisi yang ditinggalkan SA, Muhsin belum bersedia membocorkannya.

"Sudah ada beberapa nama dan sedang proses itu (penunjukan Plt Kepala Disnakertrans)," ujar Muhsin.

Selain SA, adapun dua tersangka yang juga kini ditahan yakni mantan Kepala Disnakertrans Ogan Ilir berinisial AM.

Satu tersangka lainnya yakni kontraktor proyek berinisial CR.

"Ketiga tersangka beserta berkas penyidikannya kami serahkan ke Kejari Ogan Ilir untuk diproses lebih lanjut," kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy saat menyerahkan ketiga tersangka ke Kejari Ogan Ilir, beberapa hari lalu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved