Breaking News:

Bambang Dwiyanto Nakhoda Baru PLN Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu

Mulai Rabu (16/03) lalu, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu memiliki "Nahkoda" baru.

ISTIMEWA
Mulai Rabu (16/03) lalu, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu memiliki "Nahkoda" baru. Jabatan General Manager (GM) dari perusahaan listrik milik negara yang membawahi 3 (tiga) provinsi itu, resmi diemban Bambang Dwiyanto. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Mulai Rabu (16/03) lalu, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu memiliki "Nahkoda" baru.

Jabatan General Manager (GM) dari perusahaan listrik milik negara yang membawahi 3 (tiga) provinsi itu, resmi diemban Bambang Dwiyanto. Pria kelahiran Sukoharjo, 55 tahun lalu ini sebelumnya menjabat sebagai GM UIW Sumatera Barat sejak Tahun 2019 dan kini menggantikan GM UIW S2JB sebelumnya yaitu Daryono yang memasuki Purnatugas sejak 1 Maret 2021 lalu. 

"Selamat bergabung di Bumi Sriwijaya, semoga dapat membawa PLN UIW S2JB tambah maju lagi dengan tantangan dan capaian yang lebih hebat lagi" ujar Abdul Harris, Senior Manager Perencanaan menyampaikan sambutannya di ruang Lobby kantor.

Mengawali karir di PLN sejak Tahun 1992 sebagai ahli muda II Humas di Direktorat Sumber Daya Manusia dan Organisasi PT. PLN (Persero) Kantor Pusat, dan dengan latar belakang pendidikan Komunikasi dari Universitas Gadjah Mada, pada Tahun 2016 beliau diberikan amanah sebagai Coorporate Secretary Perusahaan hingga Tahun 2019. Selepas menjabat sebagai Sekertaris Perusahaan berlambang petir itu, Bambang kemudian didaulat sebagai General Manager Unit Induk Wilayah Sumatera Barat hingga awal 2021 lalu.

Kini, dirinya diberi amanah sebagai pimpinan PLN UIW S2JB. GM baru ini akan menjadi pemegang komando layanan kelistrikan bagi lebih dari 3,7 juta pelanggan yang tersebar di 38 kabupaten/ kota di provinsi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu. Dengan omset lebih kurang sebesar Rp. 689 Milliar Per Bulan yang dikelola melalui 6 Unit Pelaksana Pelayanan yang membawahi 44 Unit Layanan Pelanggan, 1 Unit Pelaksana Pengatur Distribusi, dan 3 Unit Pelaksana Pembangunan Ketenagalistrikan.

PLN UIW S2JB memiliki Total Jaringan Distribusi Tegangan 20 kilovolt tidak kurang dari 26 ribu kilometer sirkuit (kms), dengan Gardu listrik lebih dari 24 ribu unit yang akan memenuhi pasokan listrik bagi seluruh pelanggannya.

Jaringan listrik di sepanjang wilayah Sumatera bagian selatan, dari perbatasan Riau hingga perbatasan Lampung telah tersambung ke sistem interkoneksi Backbone Sumatera. Hal ini menjadikan keandalan pasokan listrik di skala besar sudah cukup mumpuni dan dapat diandalkan. Dengan Daya mampu sistem sebesar 2.972 MW, secara hitungan diatas kertas sudah sangat mencukupi pasokan listrik dengan beban puncak sebesar 1.424 MW.

Dengan demikian, kelistrikan di Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu sangat memadai dan siap untuk melayani semua kebutuhan pelanggan, baik pelanggan umum, bisnis, Industri ataupun pemerintahan.

Saat ini, ada 3 (tiga) kinerja yang menjadi fokus utama bagi PLN S2JB, yaitu: nihil tunggakan listrik, nihil gangguan, serta pencapaian Rasio Desa Berlistrik (RDB) 100 persen. Hal itu sesuai dengan pesan yang disampaikan oleh Direktur Bisnis PLN Regional Sumatera & Kalimantan, Wiluyo Kusdwiharto pada acara Serah Terima Jabatan General Manager UIW S2JB di Kantor PLN Pusat pada Senin (15/3) lalu.

Fokus kinerja yang diamanatkan untuk PLN S2JB itu merupakan bentuk dari pelayanan pelanggan yang terus ditingkatkan dari waktu ke waktu. Hal ini sejalan dengan salah satu tata nilai AKHLAK yang telah menjadi dasar bagi PLN dalam memberikan layanan, yaitu: Kompeten dalam memberikan pengalaman terbaik bagi para pelanggannya.

“Dalam melaksanakan kegiatan Pelayanan kami butuh dukungan dari semua Pihak sebagai komitmen kami dalam meningkatkan kepuasan pelanggan dan pendapatan bagi kita semua”, ungkapnya

Selain upaya menurunkan tunggakan listrik, serta meningkatkan keandalan pasokan listrik, fokus kinerja yang perlu menjadi perhatian bagi PLN S2JB adalah meningkatkan Rasio Desa Berlistrik (RDB) hingga 100 persen. Saat ini, Rasio Desa Berlistrik sebesar 98,64 % di Provinsi Sumatera Selatan; 99,49 % di Provinsi Jambi; dan dan 99,8 % di Provinsi Bengkulu. Dengan ketersediaan pasokan dan kualitas listrik yang ada saat ini, serta dengan mendorong pembangunan jaringan Listrik Desa (LISDES), diharapkan target RDB 100% dapat tercapai dalam kurun waktu beberapa tahun mendatang.

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved