Breaking News:

Harga Karet Sumsel

Harga Karet di Sumsel Maret 2021 Terbaru Capai Rp 22 Ribu, Terendah Rp 8000

Harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen  kembali naik.

SRIPOKU/ALAN
Seorang petani tengah menyadap karet di Kebun Wilayah Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan, Minggu (1012020). Harga karet mingguan meroket tembus Rp 9.500 perkilogram 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -  Harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen hingga 40 persen  kembali naik.

"Indikasi harga karet hari ini naik Rp 70 per kg dibandingkan indikasi karet hari Jumat, 12 Maret untuk KKK 100 persen," kata Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Rudi Arpian MSi, Senin (15/3/2021).

Berdasarkan data Singapore Commodity yang diolah Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel bersama Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, harga karet KKK 100 persen pada 12 Maret 2021 Rp 21.995 per kg.

Sedangkan harga karet hari ini, Senin (15/3/2021) untuk KKK 100 persennya di harga Rp 22.065 per kg, artinya ada kenaikan Rp 70 per kg dibandingkan harga hari Jumat.

Lalu untuk KKK 70 persen diharga 15.446 per kg, KKK 60 persen diharga Rp 13.239 per kg, KKK 50 persen diharga Rp 11.033 per kg, dan KKK 40 persen diharga Rp 8.826 per kg.

"Kenaikan harga terjadi karena adanya trend kenaikan harga di bursa Sicom di tengah penurunan produksi, akibat dampak musim gugur daun normal di sejumlah negara prudusen karet," katanya

Lalu, kenaikan ini juga dipicu oleh kekurangan pasokan bahan baku dan ditambah lagi dengan pelemahan nilai tukar rupiah di Indonesia.

"Ada enam faktor yang mempengaruhi harga karet di pasar internasional. Yaitu, nilai tukar mata uang regional terhadap dolar AS. Apabila penguatan kurs dolar AS menjatuhkan nilai tukar mata uang lain, maka akan berpengaruh terhadap harga karet," kata Rudi.

Lalu, penggunaan karet sintetis sebagai competitor karet alam, suplay dan demand karet di pasar karet internasional, perkembangan industri otomotif dan ban. Kemudian faktor cuaca dan hama penyakit.

"Pergerakan harga karet di tahun 2021 masih fluktuatif. Di awal tahun 2021 karet KKK 100 persen pernah mencapai harga terendah pada 4 Januari  2021 dengan harga, Rp 17.194 per kg nya dan tertinggi pada tanggal 26 Februari 2021 Rp 24.008 per kg untuk KKK 100 persen," katanya.

Rudi pun memberikan tips agar kadar karet kering ditingkat petani lebih maksimal caranya yaitu pakai bahan pembeku yang dianjurkan dan harus seragam. Bisa pakai Specta, Asap Cair atau Deorub.

Lalu umur bahan olah karet rakyat (Bokar) harus sama, misal kalau umur seminggu dijual seragam umur seminggu. Jangan dicampur dengan Bokar yang ber umur 2 atau 3 hari.

Kemudian, tidak boleh direndam dan dicampur dengan bahan bukan karet, makin cepat ditumpahkan dari bak pembeku makin tinggi KKK nya.

"Karet KKK 100 persen ditingkat petani tidak ada dan tidak bisa, hanya olahan pabrik yang bisa sampai KKK 100 persen. Sedangkan karet bulanan di tingkat petani berkisar di KKK 65-70 persen," katanya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved