Breaking News:

Snack Video Tak Terima Aplikasinya Diblokir, Ini Tanggapan Kominfo, Begini Nasib Saldo Pengguna

Aplikasinya yang telah diunduh jutaan pengguna diblokir, pihak Snack Video dikabarkan tak terima.

Editor: Kharisma Tri Saputra
Tribunsumsel.com
Snack Video Tak Terima Aplikasinya Diblokir, Ini Tanggapan Kominfo, Begini Nasib Saldo Pengguna 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA -  Karena tak memiliki izin Penyelenggara Sistem Elektronik oleh Kominfo, aplikasi video kreasi singkat Snack Video resmi dinyatakan ilegal.

Snack Video sudah diblokir oleh Kominfo pada Rabu (3/3/2021) sebagai konsekuensinya.

Aplikasinya yang telah diunduh jutaan pengguna diblokir, pihak Snack Video dikabarkan tak terima. 

Menanggapi kabar itu, Juru Bicara Kemkominfo Dedy Permadi mengatakan pemblokiran tersebut sudah memenuhi aturan di dalam PSE. Dedy memaklumi apabila pihak Snack Video protes atas pemblokiran itu.

"Kominfo tetap memilih sikap untuk menunggu sanggahan dari pihak Snack Video. Berkaitan langkah atau tindakan selanjutnya, Kominfo akan menentukan sikap apabila telah mendapat hasil sanggahan tersebut," kata Dedy saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: Ririe Ngaku Masih Sayang Ayus, Mohon Nissa Sabyan Tak Dihujat: Saya Rela Melepas Asal Dia Bahagia

Dedy menjelaskan alasan aplikasi Snack Video diblokir di Indonesia. Ia mengaku, pemblokiran aplikasi itu berasal dari permintaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena belum memenuhi legalitas bisnis.

Meski sudah diblokir, aplikasi tersebut masih dapat diunduh di Play Store. Pasalnya, pengajuan pemblokiran Kominfo itu membutuhkan waktu untuk berkoordinasi dengan Google di Amerika Serikat.

Selain itu, aplikasi itu juga belum mengantongi izin kegiatan usahanya di Indonesia. Snack Video juga menjanjikan keuntungan bagi penggunanya yang aktif mengunggah dan menonton di aplikasi itu.

"Dinyatakan ilegal atas permintaan OJK karena tak berizin usaha di Indonesia. Mengenai kenapa masih ada di Play Store, karena pengajuan blokir di platform itu ditentukan oleh otoritas Google di Amerika Serikat selaku pemilik Play Store," jelas Dedy.

Seperti diketahui, heboh pemblokiran aplikasi Snack Video merupakan kejadian yang serupa dialami oleh aplikasi TikTok Cash dan VTube. Kedua aplikasi itu resmi diblokir oleh pemerintah karena dianggap ilegal dengan berbasis money game.

Nasib Saldo di Snack Video

Banyak para pengguna aplikasi menghawatirkan takutnya saldo uang mereka akan hangus atau hilang saat program diberhentikan.

Sementara ini untuk koin dan saldo uang yang sudah dikumpulkan para pengguna snack video masih utuh dan ada di dompet saldo snack video.

Akan tetapi diinformasikan bahwa penarikan saldo ditutup sementara dan waktu pemulihan akan diberitahukan secara terpisah.

'Fungsi penarikan ditutup sementara, dan waktu pemulihan akan diberitahukan secara terpisah' isi tulisan yang muncul di Snack Video

Semoga informasi ini membuat para pengguna aplikasi Snack Video dan memiliki saldo uang sedikit lega.

Kemungkinan saldo uang di Snack Video masih aman, sambil menunggu perizinan dari pemerintah

Dikutip dari Kompas.com, pihak snack video telah mengajukan sanggahan ke OJK mengenai legalitas usaha.

Dengan kondisi ini, maka posisi Kominfo selanjutnya juga akan ditentukan oleh hasil sanggahan tersebut.

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) OJK Tongam L Tobing menyampaikan, pihaknya sedang mengecek laporan sanggahan Snack Video yang disebutkan dari Kominfo.

Menurut Tongam, jika Kominfo sudah memblokir situs Snack Video, aplikasi tersebut bisa saja menjadi legal atau melalui normalisasi.

"Bisa saja dilakukan normalisasi, apabila sudah sesuai perizinan dan kegiatannya," ujar Tongam saat dihubungi terpisah, Rabu, (3/3/2021).

Ia menjelaskan, tindakan atau upaya yang menjadikan normalisasi adalah mendapatkan izin kegiatan.

Selain itu, Tongam juga mengatakan bahwa massa pengajuan sanggah tidak ada batas waktu. Sebelumnya, pihak OJK dan Snack Video telah berdiskusi.

Hasilnya, disepakati pengoperasian aplikasi Snack Video dihentikan sementara sampai mereka mendapatkan izin. Bahkan, Tongam juga menyampaikan, aplikasi Snack Video juga akan diblokir.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved