Breaking News:

Pemkot Lubuklinggau Minta Masyarakat Jangan Takut Divaksin

Sekda Kota Lubuklinggau,Rahman Sani memimpin rapat koordinasi pelaksanaan vaksinasi di Op Room Dayang Torek Kantor Wali Kota Lubuklinggau, Rabu(3/3).

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Humas Pemkot Lubuklinggau
Sekda Kota Lubuklinggau, HA Rahman Sani didampingi Asisten l Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Lubuklinggau, Kahlan Bahar memimpin rapat koordinasi pelaksanaan vaksinasi di Op Room Dayang Torek Lantai 3 Kantor Wali Kota Lubuklinggau,  Rabu (3/3/2021). 

LUBUKLINGGAU-Sekda Kota Lubuklinggau, HA Rahman Sani didampingi Asisten l Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Lubuklinggau, Kahlan Bahar memimpin rapat koordinasi pelaksanaan vaksinasi di Op Room Dayang Torek Lantai 3 Kantor Wali Kota Lubuklinggau,  Rabu (3/3).

Menurut Sekda, dalam kegiatan vaksinasi perlu dukungan semua pihak agar berjalan lancar. 

“Diharapkan sebelum puasa, vaksinasi tahap ketiga selesai dilaksanakan,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kahlan Bahar menyampaikan sudah banyak yang terdampak virus pandemi.

"Jadi jangan terlalu takut dengan Covid 19, tetapi jangan pula menantangnya. Tetap patuhi protokol kesehatan,” harapnya.

Menurut Asisten, vaksinasi sudah dilakukan dan sekarang masuk tahap kedua. Pemkot Lubuklinggau akan melaksanakan vakinasi tahap ketiga dengan sasaran masyarakat umum. 

Diharapkan bagi warga yang belum divaksin segera akan divaksin.

Ada beberapa hal yang harus disinkronkan. Dari Dinas Capil agar menyiapkan data masyarakat, camat berkoordinasi dengan Puskesmas untuk menentukan tempat, waktu dan warga sasaran vaksinasi di wilayah masing-masing.

Pelaksanaan vaksin tahap ketiga direncanakan April mendatang.

Kemudian akan dilakukan rapat lanjutan sampai ketingkat RT sehingga penyelenggaran vaksinasi berjalan sesuai harapan untuk menentukan tempat dan waktu pelaksanaan vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau, Cikwi menyampaikan bahwa vaksin tahap pertama sudah dilaksanakan pada 25 Januari 2021lalu. Sebanyak 3960 untuk Nakes sedangkan sisanya 1700 vaksin.

Dalam pelaksanaannya ada sedikit kendala, dimana mantan pasien Covid 19, lansia dan yang memiliki tensi tinggi diperbolehkan sehingga tahap satu baru selesai dilakukan.

Vaksin juga akan digunakan untuk Nakes yang belum disuntik karena ada perubahan yang dilakukan mengenai yang di perbolehkan divaksin sedangkan mengenai orang yang pernah COVID-19 setelah sehat selama 3 bulan diperbolehkan divaksinasi.

Kemudian Cikwi menyampaikan pada tahap kedua jumlahnya 1370 vaksinasi dilakukan di Kodim dan POLRES dimana jumlah keseluruhan yakni 459 dari kepolisian, 341 kalangan TNI, 279 Brimob, 42 dari Kejaksaan, 80 BPJS Kesehatan, 10 PT.KAI, 24 wartawan, 46 Inspektorat, 59 Dinas Lingkungan Hidup, 39 Dinas Pemuda dan Olahraga. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved