Breaking News:

Wisata dan Kuliner

Sekolah dan Wisata Berkuda Hadir di Kompleks Jakabaring JSC Palembang, Ini Tarif dan Jadwalnya

Saat ini ada 14 kuda, rencana kedepan bisa mencapai 25 kudaaan. Dimana mayoritas ada kuda lokal dari Jawa dan Makasaar, namun peranakan Australia

Tribun Sumsel/ Arief Basuki Rohekan
Sekolah berkuda dan wisata berkuda hadir di kompleks Jakabaring Sport City (JSC) Kota Palembang. Namanya Lazarastable, lokasi tepatnya di eks sekitar lapangan Petanque. 

TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG-Sekolah berkuda dan wisata berkuda hadir di kompleks Jakabaring Sport City (JSC) Kota Palembang. Namanya Lazarastable, lokasi tepatnya di eks sekitar lapangan Petanque.

Tempat tersebut kini diubah menjadi tempat kursus berlatih olahraga berkuda yang terbuka untuk umum.

Lokasi ini sudah memiliki lapangan berkuda sendiri dengan standar yang sangat mumpuni.

Letaknya pun sudah sangat strategis dan mudah dijangkau, dan memenuhi berbagai standar dan kelengkapan fasilitas yang terjamin.

Sehingga bagi Anda yang masih belajar berkuda pun, akan sangat terbantu ketika berada di Palembang ini.

Pengelola sekolah berkuda dan wisata berkuda Lazarastable Pondasi Sulawesi Chandra mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan pengelolah JSC dalam menghadirkan sekolah berkuda di Palembang.

"Jadi disini ada wisata berkuda sekaligus House reading atau sekolah berkuda," kata Chandra.

Baca juga: Taman Bunga Celosia Destinasi Baru Wisata di Palembang, Ini Tarif Masuk dan Lokasinya

Untuk biaya sendiri, pihaknya mematok harga beragam, mulai untuk anak sekolah sebesar Rp 1.250.000 per orang, dengan frekuensi delapan kali pertemuan, dimana sekali pertemuan 40 menit.

Sedangkan untuk kategori dewasa pihaknya mematok Rp 1. 650.000, dengan durasi pertemuan dan waktu yang sama dengan kelompok anak- anak.

"Ini sekalian meningkatkan pariwisata, mengingat di Palembang belum banyak sekolah berkuda (stable) dan wisata berkuda. Jadi pondasi provinsi Sumsel khususnya kota Palembang untuk menghidupkannya kembali," ucap Chandra.

Diterangkannya juga, saat ini kuda yang tersedia ada kuda poni (untuk wisata), dan jenis kuda Jawa dan Sulawesi peranakan Australi untuk sekolah berkuda.

"Saat ini ada 14 kuda, rencana kedepan bisa mencapai 25 kudaaan. Dimana mayoritas ada kuda lokal dari Jawa dan Makasaar, namun peranakan Australia," tandasnya.

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved