Breaking News:

DP KPR Rumah Nol Rupiah, Jangan Buru-Buru Beli Properti, Ini Tipsnya

Kebijakan fasilitas DP untuk kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar 0 persen mulai berlaku. Berikut Tips bagi anda sebelum membeli properti.

KOMPAS.com
Kebijakan fasilitas DP untuk kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar 0 persen mulai berlaku mulai 1 Maret 2021 kemarin. Berikut Tips bagi anda sebelum membeli properti. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kebijakan fasilitas uang muka atau yang dikenal dengan DP untuk kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar 0 persen mulai berlaku.

Terkait hal tersebut menurut Pengamat Ekonomi, Dr Sri Rahayu, SE.MM, bahwa ia setuju dengan adanya kebijakan tersebut. 

"Ini adalah kalimat promosi yang sangat menarik dan harapannya bisnis properti dapat bangkit kembali," kata Sri Rahayu saat dikonfirmasi Tribun Sumsel, Selasa (2/3/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, namun namanya promosi tentu ada syarat dan ketentuan yang berlaku baik untuk bank nya maupun calon konsumen. 

Dimana bank yang bisa memberikan kebijakan 0 persen apabila bank tersebut hanya memiliki kredit macet tak lebih dari 5 persen. Sementara bank dengan kredit macet diatas 5 persen maka keringanan dp nya hanya 90 sd 95 persen.

Baca juga: Rumah DP Nol Persen Berlaku Hari Ini, Apersi Sumsel: Gairahkan Bisnis Perumahan

Apalagi menurutnya, kalau dilihat dari tipe yang diperbolehkan yaitu kurang dari 21 dan di atas 70, artinya bisa menjangkau untuk semua golongan. Tinggal apakah mampu mereka mencari angsuran bagi mereka yang menengah ke bawah.

"Tapi proyeksi saya, ini untuk memancing keluarga menengah ke atas yang masih menyimpan uangnya di bank  tanpa diusahakan," katanya.

Sebab menurutnya, kalau properti berkembang maka banyak peluang usaha yang akan terbuka dan membuka peluang kerja. Maka tujuan akhirnya meningkatkan pendapatan menengah ke bawah.

"Ini waktunya yang tepat untuk investasi properti bagi yang punya uang. Karena sudah terlalu lama uang mereka parkir. Maka sudah saatnya mereka melakukan investasi di bidang properti," ungkapnya.

Menurut Sri Rahayu, dengan begitu  dampaknya tidak hanya ke properti itu sendiri tapi akan banyak multiplier effect dari investasi properti.

Lalu tenaga kerja kasar dapat kerja disekitar lokasi pembangunan akan tumbuh UMKM dan ini akan menggerakkan roda perekonomian yang tumbuh negatif saat ini.

Kemudian ketika ditanya apakah dengan adanya kebijakan tersebut akan membuat ramai pembeli, menurutnya setiap kebijakan pasti sebelumnya sudah ada pembahasan dan kelayakan. 

"Maka pasti kebijakan ini akan membawa suatu hasil. Nah kita tunggu hasilnya dan nanti bisa dievaluasi mungkin lewat webinar agar lebih banyak yang tahu hasil evaluasinya," katanya.

Baca juga: Ketentuan DP KPR Rumah Nol Persen yang Mulai Berlaku Hari ini, Tak Sembarangan

Sri pun memberikan tips bagi masyarakat yang ingin membeli properti dengan fasilitas DP 0 persen. Ada lima tipsnya yaitu pertama, pelajari syarat dan ketentuan nya dengan jelas dan cerdas. 

Kedua, ukur kemampuan ekonomi sendiri. Ketiga, konsultasi dengan konsultan keuangan. Keempat, memang kebutuhan yang primer dan kelima bagi yang sudah punya artinya untuk investasi pelajari dulu semua halnya yang berkaitan dengan investasi.

"Titip pesan agar program rumah murah kementerian PUPR segera direalisasikan. Karena sudah hampir 1 tahun urusan di bank nya masih bermasalah, kan kasian masyarakat yang nunggu," katanya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved