Breaking News:

Berita Palembang

Ada 7.600 Lahan Parkir Legal di Palembang, Bisa Dicek Lewat Aplikasi Ini

Untuk harga parkir, sesuai dengan Perda No 16/2011 kendaraan roda dua dikenakan biaya Rp 1.000 dan roda empat Rp 2.000.

Tribun Sumsel/ Sri Hidayatun
Suasana parkir kendaraan Pasar Km 5 Palembang. Untuk mengetahui lahan parkir tersebut legal atau tidak bisa dicek melalui aplikasi. Foto hanya ilustrasi. 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG - Permasalahan parkir liar masih menjadi masalah yang ada di Kota Palembang saat ini. Walaupun Dinas Perhubungan telah mempunyai Jukir SIAPP (Juru Parkir Sistem Informasi Aplikasi Perparkiran Palembang ) yang bisa di downloand masyarakat lewat google playstore namun masih banyak saja keberadaan parkir liar ini.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Agus Rizal mengatakan tak memungkiri kalau masih banyaknya parkir liar atau jukir liar yang ada di Kota Palembang.

"Untuk jumlahnya kita juga masih hitung berapa banyak jumlah titik parkir liar yang ada di Kota Palembang, parkir liar ini rumit dan ada beberapa permasalahan. Seperti di Sako itu ada masalah lahan parkir kita sudah minta kerjasama dengan Polsek Sako. Lalu di Sudirman itu kan harusnya tidak ada titik parkir di sana karena jalan nasional tapi masih saja dan ini tengah kita data lagi dimana saja," ujarnya, Senin (1/3/2021) usai ditinjau oleh Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda.

Agus mengatakan masalah parkir liar ini memang banyak juga dikeluhkan termasuk di daerah Pasar 16 ilir.

"Jadi untuk mengetahui parkir itu legal atau tidak bisa dicek lewat aplikasi Jukir SIAPP ini," jelas dia.

Baca juga: Produksi Miras Dilegalkan, Ini Komentar Eksekutif dan Legislatif Sumsel

Baca juga: Bupati Panca Wijaya Siap Jadi Orang Pertama di Ogan Ilir Divaksin Tahap II

Kata Agus, setiap jukir yang sudah terdaftar akan diberi surat tugas dan kelengkapan identitas berupa ID card yang memuat barcode. Jukir yang tidak memiliki kelengkapan tersebut dianggap ilegal dan harus ditertibkan.

"Warga dapat memindai barcode dengan aplikasi Jukir SIAPP jika ingin memastikan legalitas juru parkir. Jika data tak muncul di aplikasi, warga bisa melapor ke Dishub Palembang agar ditindak," jelasnya.

Agus Rizal juga mengatakan, terdapat 7.600 lahan parkir di Kota Palembang yang sudah terdata legal.

Untuk harga parkir, sesuai dengan Perda No 16/2011 kendaraan roda dua dikenakan biaya Rp 1.000 dan roda empat Rp 2.000.

"Jika ada yang melebihi tarif silakan lapor ke kota. Karena kita tak mungkin mengawasi satu per satu setiap hari," ungkap dia.

Sementara itu, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengatakan akan menindak tegas jika ada oknum Dishub bermain dengan masalah parkir ini.

"Mengenai lahan parkir di Palembang, jika di lapangan masyarakat menemukan pelanggaran ataupun kecurangan segera laporkan kepada kepolisian atau Dinas Perhubungan Kota Palembang" tegas Fitri.

Ia juga menambahkan, jika terdapat oknum di lingkungan Pemerintah Kota Palembang yang bermain dalam kecurangan pengelolaan lahan parkir akan segera ditindak tegas yaitu berupa penurunan pangkat atau bahkan pemecatan.

Ikuti Kami di Google Klik

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved