Breaking News:

Berita Prabumulih

Tinjau Lokasi, Dirjen Bina Lattas Pastikan Pusat BLK Dibangun di Prabumulih

Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pusat Balai Latihan Kerja (BLK) dipastikan akan dibangun Pemerintah Pusat di kota Prabumulih tepatnya di Belakang SMKN 2.

TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Direktorat Jenderal (Dirjen) Pembinaan Pelatihan dan Produktifitas (Lattas) Kemenaker RI , Budi Hartawan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kota Prabumulih pada Sabtu (27/2/2021) lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Setelah meninjau lokasi dan mengunjungi sarana pendukung, akhirnya Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pusat Balai Latihan Kerja (BLK) dipastikan akan dibangun Pemerintah Pusat melalui Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) Republik Indonesia.

Hal itu diketahui setelah Direktorat Jenderal (Dirjen) Pembinaan Pelatihan dan Produktifitas (Lattas) Kemenaker RI , Budi Hartawan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kota Prabumulih pada Sabtu (27/2/2021) lalu.

Pada kesempatan itu Dirjen Bina Lattas Kemenaker RI, Budi Hartawan menjelaskan jika Presiden memerintahkan untuk membangun Balai Latihan Kerja di 5 Provinsi.

Baca juga: PN Prabumulih Sepakat Sidang Kasus Menonjol Disiarkan Live Streaming YouTube

Dan setelah dilakukan verifikasi juga akan dibangun di kota Prabumulih tepatnya di Belakang SMKN 2 Prabumulih Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih.

"Kita meninjau kesiapan apakah Prabumulih bisa dibangun atau tidak, setelah kita lihat lokasi ternyata sangat baik dan diputuskan Prabumulih akan segera di bangun BLK," ungkap Budi ketika diwawancarai wartawan disela meninjau lokasi.

Kota Prabumulih cukup layak dibangun BLK karena memiliki letak lokasi yang strategis dan akses mudah.

"Akses ke Palembang mudah dicapai begitupun ke Kabupateb kota lain, selain itu Prabumulih ini tenang sehingga untuk belajar sangat layak," kata Dirjen.

Lebih lanjut Budi Hartawan mengaku untuk lahan tahap awal disiapkan pemerintah daerah seluas 6 hektare dan akan ditambah untuk pengembangan pelatihan di bidang pertanian.

"Lahan akan disiapkan tentu cukup luas butuh sekitar 10 hektar lagi sehingga nanti untuk lahan pertanian bisa kita uji coba pertanian apa cocok untuk Prabumulih," lanjutnya.

Budi menuturkan, untuk pembangunan kedepan direncanakan bertahap di lahan enam hektare terlebih dahulu dan pembangunan sesuai kejuruan yang dipilih berdasarkan Sumber Daya Manusia yang dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri yang ada di Prabumulih dan Sumsel.

Halaman
12
Penulis: Edison
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved