Breaking News:

Berita Palembang

Melihat Zulfadly, Dosen di Palembang Raup Jutaan Rupiah Lewat Ayam American Silky

Dosen di Palembang ini meraup pundi-pundi Rupiah dari kegemarannya memelihara ayam sutra asal Negeri Paman Sam, Ayam American Silky

SRIPOKU/JATI
Zulfadly menunjukkan ayam sutra asal Negeri Paman Sam, Ayam American Silky peliharaannya di kawasan 2 Ilir Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM,  PALEMBANG -- Tak semua hobi menghasilkan uang. Namun, hal berbeda terjadi pada Zulfadly.

Dosen sebuah universitas swasta di Palembang ini meraup pundi-pundi Rupiah dari kegemarannya memelihara ayam sutra asal Negeri Paman Sam, Ayam American Silky namanya.

Menurut Zulfadly karena masih terbatasnya peternak ayam dengan bulu lebat dan lembut, ini dia bisa mendapatkan keuntungan lebih.

Selama pandemi Covid-19 pun, dia menerima permintaan hingga tiga kali lipat.

Baca juga: Modus Pesan Barang, Pemuda Lakukan Penodongan Terhadap Kurir di 35 Ilir Palembang

Setiap satu ekor anak-an ayam usia di bawah satu bulan, dijual pria 53 tahun ini dengan harga Rp200 ribu, sedangkan untuk yang lebih dewasa hingga Rp1,5 juta.

"Orang lebih banyak di rumah jadi penjualan ayam pun meningkat. Sejak dua tahun memelihara ayam ini, memang selama pandemi ini terjadi peningkatan," ujarnya, Minggu (28/2/2021).

Bagi Zulfadly, memelihara ayam dijuluki ayam kapas, ini merupakan sebuah kegiatan yang menyenangkan.

Bagaimana tidak, selain dapat menghilangkan kepenatan, juga dapat menjadikan usaha sampingan yang cukup menjanjikan.

Dia mengatakan, selain harga ayam yang cukup menggiurkan, perawatan ayam yang relatif gampang pun kian menguatkannya untuk terus menekuni ternak ayam langka ini.

Baca juga: Saat Masker Kain Jumputan Khas Palembang Selamatkan 9 Pekerja dari PHK

Ayam ini cukup diberi makan dua kali sehari dengan pakan ayam pada umumnya dan diberi vitamin. Kandang ayam pun tidak memerlukan tempat yang luas.

Bahkan, suara unggas ini pun tidak sebesar ayam lain yang dapat menghasilkan bunyi-bunyian yang mengganggu bagi tetangga sekitar rumahnya di Jalan Prajurit Kemas Ali, 2 Ilir, Palembang.

Selebihnya, bila penggemarnya termasuk rajin dapat memandikan ayam serta menyisir bulu halus yang dimilikinya.

"Ayamnya pun tidak gampang stres. Hanya saja, kalau pemilik merasa terganggu dengan bulu ayam yang terus memanjang dan bertumpuk bisa langsung dipotong," katanya.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved