Breaking News:

Berita Palembang

Divonis 2 Tahun,Terdakwa Kasus Proyek Embung di Jakabaring Bebas di Tingkat Banding, Ini Kata Jaksa

Febry Alfian(51) terdakwa perkara tindak pidana dugaan penipuan proyek pengadaan embung venue Asian Games di Jakabaring, kini divonis bebas.

TRIBUNSUMSEL.COM/SHINTA
Penasihat hukum terdakwa Ayong, Titis Rachmawati SH LLM saat dikonfirmasi terkait kebebasan kliennya yang sebelumnya terjerat kasus dugaan penipuan proyek pengadaan embung salah satu venue Asian Games di Jakabaring, Jumat (26/2/2021) 

Dikonfirmasi terpisah, Kasipidum Kejari Palembang Agung Ary Kesuma SH MH mengatakan, akan melakukan upaya kasasi ke tingkat Mahkamah Agung.

"JPU nya akan melakukan upaya hukum kasasi atas putusan tersebut. Dan kami mempunyai waktu 14 hari ke depan untuk menyatakan kasasi," ujarnya saat dihubungi melalui pesan singkat whatsapp. 

Diketahui terdakwa Ayong yang mengaku sebagai komisaris PT. Surya Prima Abadi bergerak dalam bidang supplier proyek lanjutan perluasan embung salah satu venue Asian Games di Jakabaring (Tahun Anggaran 2017).

Baca juga: Titipkan Mainan di 500 Toko di Palembang, Pengusaha Kehilangan Setoran Rp 50 Juta, Ini Kronologinya

Saat itu proyek tersebut membutuhkan pengadaan batu belah (split) yang kemudian ditawarkan terdakwa kepada korban Bong Elvan Hamzah atau pihak PT. Metro Ragam Usaha senilai Rp. 3,4 miliar.

Selain kepada PT. Metro Ragam Usaha, terdakwa juga menawarkan kepada PT. Mitra Baratama Persada senilai kurang lebih Rp 4,6 miliar. 

Terdakwa Ayong menjanjikan paling lama 2 bulan tagihan itu akan dibayarkan sejak barang diterima.

Kedua perusahaan itu diduga mengalami kerugian dengan total lebih kurang Rp. 8 milar dan terdakwa sendiri didakwa melanggar pasal 379 a KUHP atau pasal 378 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 4 tahun penjara.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved