Breaking News:

Berita Palembang

Sidang Tuntutan Kasus Narkoba Doni Mantan Anggota DPRD Palembang Ditunda, Ini Penyebabnya

Sidang terdakwa Doni SH, bandar sabu yang saat ditanggap masih aktif menjadi anggota DPRD Palembang, lagi-lagi kembali ditunda. Ini penyebabnya

Tribunsumsel.com
Doni mantan Anggota DPRD Palembang saat dibawa petugas BNN. Sidang terdakwa Doni, bandar sabu yang ditangkap saat masih berstatus anggota aktif DPRD Palembang, lagi-lagi kembali ditunda.  

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sidang terdakwa Doni, bandar sabu yang ditangkap saat masih berstatus anggota aktif DPRD Palembang, lagi-lagi kembali ditunda. 

Padahal Doni CS dijadwalkan menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan yang digelar di Pengadilan Negeri Palembang, Kamis (25/2/2021). 

Kasipidum Kejari Palembang Agung Ary Kesuma, ketika dikonfirmasi menjelaskan alasan penundaan sidang tersebut dikarenakan berkas tuntutan terhadap para terdakwa saat ini belum turun dari Kejaksaan Agung (Kejagung). 

"Iya benar (sidang ditunda). Setelah berkordinasi dengan tim Kejati dan Kejagung, berkas tuntutan sampai saat ini belum turun dari Kejagung," jelas Agung saat dikonfirmasi, Kamis (25/2/2021).

Dikatakan Agung, sebenarnya tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang sudah siap untuk menjalani sidang. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Tahanan Narkoba Kejari Kabur, Terdakwa Joko Rekan Doni Mantan DPRD Palembang

Akan tetapi karena berkas tuntutan belum turun ke pihaknya, otomatis sidang kembali ditunda.

"Kalau untuk tim JPU tidak ada masalah, sudah siap membacakan tuntutan. Mudah-mudahan minggu depan sidang dengan agenda pembacaan tuntutan dapat berjalan tanpa ada halangan," ujarnya.

Sementara itu, pantauan tribunsumsel.com, ini adalah kali ketiga terjadi penundaan sidang agenda pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Doni beserta rekan-rekannya. 

Alasan penundaan sidang juga sama, yakni belum turunnya berkas tuntutan dari Kejaksaan Agung (Kejagung). 

Baca juga: Sidang Ungkap Detik-Detik Penangkapan Mantan DPRD Doni, Ada Ruang Khusus Hingga Lari Lihat Polisi

Diketahui sidang ini dipimpin  hakim  Bongbongan Silaban SH LLM yang juga menjabat Ketua Pengadilan Negeri Palembang. 

Pada sidang perdana, Doni dan kelima orang yang diamankan bersamanya didakwa JPU Kejari Palembang dengan pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara seumur hidup atau hukuman mati. 

Adapun identitas orang-orang yang turut diamankan bersama Doni yaitu Joko Zulkarnain, Alamsyah, Ahmad Najmi Ermawan, Yati Suherman dan Mulyadi. 

Namun terdakwa Joko Zulkarnain berhasil melarikan diri pada Sabtu (16/1/2021) saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang. 

Hingga kini Joko Zulkarnain belum berhasil ditangkap kembali. 

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved