Breaking News:

Liga Champion

Luis Suarez Disebut Petarung Jalanan dengan Jurus Gigit dan Cubit, Usai Berkelahi dengan Ruediger

Luis Suarez berkelahi dengan bek Chelsea, Antonio Ruediger dengan mengeluarkan bermacam jurus, salah satunya mencubit paha.

TWITTER.COM/ELGRAFICIONADO
BERKELAHI--Berantem dengan bek Chelsea, Antonio Ruediger, striker Atletico Madrid, Luis Suarez, adalah petarung jalanan dengan jurus gigit hingga cubit. 

TRIBUNSUMSEL.COM--Ada-ada saja kelakuan striker Atletico Madrid, Luis Suarez. Mantan penyerang Barvcelona itu berkelahi dengan bek Chelsea, Antonio Ruediger dengan mengeluarkan bermacam jurus. Dia pun dicap sebagai petarung jalanan dengan jurus gigit hingga cubit.

Seperti dikehaui, pertengkaran Suarez dan Ruediger menjadi perbincangan hangat. Keduanya terlibat konflik dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang mempertemukan Atletico Madrid kontra Chelsea di Stadion Arena Nationala, Rumania, Selasa (23/2/2021) waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.
Chelsea memenangi partai itu dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal The Blus melaluu aksi salto cantik Olivier Giroud pada menit ke-68.

Giroud memang layak disebut sebagai bintang lapangan. Dikutip BolaSport.com dari Opta Joe, Giroud bahkan menjadi pemain tertua Chelsea yang bisa menciptakan gol di fase gugur Liga Champions.
Olivier Giroud menjebol gawang Atletico Madrid dalam usia 34 tahun, 146 hari.

Baca juga: Hasil Lengkap Liga Champions: Lazio Dibantai Munchen, Chelsea si Raja Eropa

Akan tetapi, kehebatan Giroud mengukir gol salto ternoda dengan momen negatif dalam pertandingan Atletico versus Chelsea yang menampilkan perkelahian Luis Suarez dengan Antonio Ruediger.
Ketika kamera mengarah kepada Suarez dan Ruediger, kedua pemain sedang saling berdebat. Ruediger terlihat dua kali berupaya mencekik Suarez.
Sementara Suarez membalas dengan dua kali mendorong dada Ruediger.

Setelah pertandingan selesai, video penyebab keributan antara Luis Suarez dan Antonio Ruediger menjadi heboh. Suarez ketahuan mencubit paha kanan Ruediger menggunakan tangan kirinya.

Bukan kali pertama Luis Suarez membuat masalah di lapangan. Pundit BT Sport sekaligus gelandang legendaris Chelsea, Joe Cole, memberikan respons bercanda terkait perbuatan Suarez.

"Ketika Anda memberi tahu anak-anak Anda dan mereka berubah dari menggigit menjadi mencubit, Anda akan baik-baik saja," ucap pria yang membawa Chelsea tiga kali menjuarai Liga Inggris itu.

Bahaya! Jangan Simpan Tiga Jenis Minuman ini di Dalam Kulkas, Dampaknya Bisa Meledak

Luis Suarez pernah mendapatkan larangan bermain dalam tujuh pertandingan pada 2010 setelah menggigit bahu pemain PSV Eindhoven, Otman Bakkal. Saat itu, Suarez berstatus sebagai striker klub Liga Belanda, Ajax.

Tiga tahun kemudian, saat sudah berkostum Liverpool, Luis Suarez menerima skors 10 laga karena menggigit lengan bek Chelsea, Branislav Ivanovic.

Bek Chelsea Branislav Ivanovic (kiri) bereaksi setelah digigit striker Liverpool Luis Suarez (kanan) pada laga di Stadion Anfield, 21 April 2013.
Bek Chelsea Branislav Ivanovic (kiri) bereaksi setelah digigit striker Liverpool Luis Suarez (kanan) pada laga di Stadion Anfield, 21 April 2013. ((AFP PHOTO / ANDREW YATES))

Belum kapok, Luis Suarez kembali berulah pada Piala Dunia 2014. Membela timnas Uruguay, Suarez ketahuan menggigit bek timnas Italia, Giorgio Chiellini.

Setelah itu, Luis Suarez tidak pernah lagi melakukan gigitan. Perbuatan nakal Suarez kembali muncul ketika menghadapi Chelsea.

Wanita Berolahraga Tanpa Celana Dalam?! Hati-hati Ada Efek Buruknya

Bek legendaris Manchester United, Rio Ferdinand, ikut mengomentari perbuatan Luis Suarez, Dia sangat manis, apakah manis kata yang tepat?" ujar Rio Ferdinand menanggapi cubitan Suarez kepada Ruediger dengan berkelakar.

"Wasit tidak akan pernah melihat perbuatan dia karena wasit melihat wajah para pemain."

"Dia adalah petarung jalanan," tutur sosok yang mengantarkan Man United menjadi kampiun Liga Champions 2008 itu.

Editor: Hanafijal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved