Breaking News:

Didominasi Kasus Narkoba, Warga Binaan Huni Lapas Kelas IIB Muaraenim Lebih dari Separuh Asal PALI

Warga asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang menjadi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Muaraenim

shutterstock
ilustrasi penjara 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI -- Warga asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang menjadi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Muaraenim didominasi kasus penyalahgunaan narkotika. 

Lebih dari separuh warga binaan yang menjalani masa hukuman di Lapas Kelas IIB Muaraenim ini didominasi oleh warga asal Bumi Serepat Serasan. 

"Dari 1052 warga binaan yang ada di Lapas IIB Muaraenim, 60 persen diantaranya merupakan warga asal PALI. Sisanya dari Kabupaten Muaraenim," ungkap KaLapas Kelas IIB Muaraenim, Herdianto, Rabu (24/2/2021).

"Kebanyakan yang menjadi perkara warga binaan asal PALI kasus narkoba. Kemudian, disusul perkara pencurian dan penipuan," tambahnya. 

Berdasarkan itu, dalam memenuhi sarana dan prasarana untuk menunjang kemandirian warga binaan di Lapas IIB Muaraenim, pihaknya berharap kepada Pemkab PALI untuk memberikan bantuan.

"Tentu agar seluruh warga binaan yang ada di Lapas IIB Muaraenim, ketika keluar bisa mandiri dan tidak mengulangi lagi tindak kriminal yang dilakukan oleh mereka," katanya. 

"Dalam waktu dekat, kami akan segera audiensi langsung dengan Pemkab PALI agar bisa merealisasikan harapan kami," ujarnya.  

Sementara, Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi berkata, jajaran Satres Narkoba Polres PALI, dalam kurun waktu, Januari - Desember 2020 ini menerima Laporan (LP) sebanyak 22 LP.  

Tersangka diamankan 26 orang, rinciannya 20 laki-laki dewasa, 4 orang perempuan dewasa dan 2 anak dibawah umur 

"Untuk barang bukti diamankan dalam setahun, ektasi 50 butir seberat 10,15 gram dan sabu 204,14 gram. BB juga sudah dilakukan pemusnahan," jelasnya.(cr2)

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved