Breaking News:

Cerita Arian Putra Saksikan Atap Rumahnya Terbang Sejauh 100 Meter, Angin Hebat Lubuklinggau

Arian Pustari (39 tahun) hanya bisa tertunduk lesu menyaksikan puing-puing rumahnya berserakan.

EKO HEPRONIS/TRIBUNSUMCEL.COM
Arian saat duduk di yang kini tak beratap lagi. 

Ia menuturkan selama tiga tahun tinggal di wilayah tersebut baru kali ini rumahnya dihantam angin puting beliung. Selama ini sering terjadi hujan angin tapi tidak separah kali ini.

"Selama ini memang sering hujan angin tapi tidak sampai separah ini, baru kali ini seperti ini, padahal rumah saya ini sudah dipasang kuncian agar kuat," ujarnya.

Karena rumahnya rusak parah Ia pun hanya bisa berharap mendapat bantuan dari pemerintah Kota Lubuklinggau untuk memperbaiki, apalagi ia tidak mempunyai pekerjaan tetap.

"Harapan kita kalau ada bantuan ya kami mintak bantuan, untuk sementara anak istri numpang dulu tempat mertua disamping rumah," tambahnya.

Sementara Camat Lubuklinggau Timur II Ongki Pranata melalui  Sekcam Lubuklinggau Timur II , Lie Sumirat mengaku sudah meninjau lokasi bersama babinsa, babinkamtibmas, RT dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Sejauh ini ada lima rumah yang menjadi korban dua yang parah. Kita akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memberi bantuan yang sangat dibutuhkan berupa tenda darurat untuk tempat tidur mereka sementara," ungkapnya. (Joy) 

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved