Breaking News:

Aduh, Tagihan Listrik Perkantoran Ogan Ilir Nunggak Rp 2,5 Miliar

Pelaksana Harian (PLH) Bupati Ogan Ilir (OI), Aufa Syahrizal angkat bicara terkait tunggakan listrik Pemkab OI yang nilainya hampir Rp 2,5 miliar

LINDA TRISNAWATI/TRIBUNSUMSEL.COM
Aufa Syahrizal Sarkomi 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Pelaksana Harian (PLH) Bupati Ogan Ilir (OI), Aufa Syahrizal angkat bicara terkait tunggakan listrik Pemkab OI yang nilainya hampir Rp 2,5 miliar.

"Yang jelas, harusnya ini (tunggakan pembayaran listrik) tidak terjadi," kata Aufa kepada wartawan di Indralaya, Rabu (24/2/2021).

Aufa menjelaskan, ada sejumlah faktor yang menyebabkan tunggakan listrik pembayaran listrik sejak November tahun lalu.

Diantaranya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) banyak fokus ke Pilkada pada 9 Desember 2020 lalu. 

Selain itu, OPD terkait melakukan realokasi dana di masa pandemi saat ini.

"Memang, seharusnya OPD menganggarkan untuk listrik dan air karena ini adalah kebutuhan primer," ujar Aufa.

Karena penundaan pembayaran tagihan listrik ini, PLN UP3 Indralaya mengungkapkan akan mencabut aliran listrik di Pemkab OI karena menunggak pembayaran terhitung tanggal 21 Februari lalu.

Untuk langkah awal, Pemkab Ogan Ilir akan mengirim surat kepada PLN UP3 Indralaya agar memberi keringanan pelunasan tagihan listrik ini.

"Tidak (akan ada pemadaman listrik di perkantoran Pemkab OI). Saya akan buat surat untuk mohon penundaaan pembayaran dan bisa dicicil," terang Aufa.

Sehari sebelumnya, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Indralaya hingga masih menunggu pembayaran tunggakan tagihan listrik oleh Pemkab OI.

Halaman
123
Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved