Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Rekontruksi Pembunuhan di Terminal Atas Lubuklinggau, Qolbi Pukul Dada, Aji Duha Tarik Pisau

Polres Lubuklinggau menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Qolbi Ompong (30 tahun) yang terjadi di Terminal Atas Lubuklinggau, Rabu 25 April 2018.

TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Rekonstruksi kasus pembunuhan Qolbi Ompong (30 tahun) warga Kelurahan Remayu Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas Sumsel, Selasa (23/2/2021) siang. Kejadian itu terjadi di Terminal atas Kota Lubuklinggau Rabu 25 April 2018 silam sekira pukul 20.00 WIB. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Polres Lubuklinggau menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Qolbi Ompong (30 tahun) warga Kelurahan Remayu Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas Sumsel, Selasa (23/2/2021) siang.

Dalam rekonstruksi yang diselenggarakan di Polres Lubuklinggau ini, Aji Duha tersangka pembunuhan memeragakan delapan adengan penusukan Qolbi Ompong.

Dalam rekonstruksi tersebut terungkap, Aji Duha nekat membunuh Qolbi Ompong karena tak terima di pukul Qolbi.

Tukang parkir ini secara reflek mencabut pisau yang dibawanya di pinggang dan menusuk perut Qolbi hingga meninggal dunia.

Kasus pembunuhan ini terjadi pada hari Rabu 25 April 2018 silam sekira pukul 20.00 WIB.

Baca juga: Penangkapan Pelaku Penusukan di Terminal Atas Lubuklinggau Diwarnai Tembakan, Kesal Ditegur

Kejadiannya bermula seperti biasa Aji Duha datang ke Terminal Atas untuk bekerja sebagai tukang parkir.

Sebelum melakukan pekerjaannya Aji Duha mengambil pisau yg biasa disimpannya di Tugu Pahlawan Terminal Atas dekat dengan tempatnya bekerja sebagai tukang parkir.

Setelah mengambil pisau Aji Duha menyimpan pisau dipinggang kanannya.

Kamis dinihari pukul 00.30 WIB datanglah Qolbi menemuinya dari arah jalan pasar atas langsung marah-marah.

Tanpa berkata-kata Qolbi langsung memukul dada Aji Duha menggunakan tangannya.

Halaman
12
Penulis: Eko Hepronis
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved