Breaking News:

Berita Ogan Ilir

Menunggak Tagihan Listrik Rp 2,5 Miliar, PLN Akan Cabut Listrik di Perkantoran Pemkab Ogan Ilir

Tarif listrik untuk PJU di kisaran Rp 400 juta hingga Rp 600 juta perbulan. Untuk umum, tarifnya di atas Rp 200 juta per bulan

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Vanda Rosetiati
ISTIMEWA/INSTAGRAM IKLIM CAHYA
Situasi di objek wisata Jembatan Pesona di Tanjung Senai, Indralaya saat malam hari. Pemadaman listrik mengakibatkan jalanan gelap dan menyulitkan pengendara. 

Akibatnya pelayanan seperti pembuatan izin untuk perusahaan atau UMKM dan lain-lain tak bisa dilayani.

Padahal tunggakan listrik selama 4 bulan di kantor itu dikabarkan hanya sebesar Rp2 jutaan.

Kantor tersebut sebenarnya memiliki mesin genset namun tak bisa dihidupkan karena rusak.

Menanggapi permasalahan ini, Ketua DPRD Kabupaten Muratara pun sampai tidak bisa memberikan komentar.

"Susah mau komen," ujar Ketua DPRD Muratara, Efriyansyah dimintai tanggapan oleh Tribunsumsel.com, Sabtu (6/2/2021).

Bahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muratara pun tidak mau ambil pusing soal kantor dinas yang tidak ada listrik tersebut.

"Itu tanggung jawab mereka (dinas), sebenarnya tidak boleh mati listriknya, harus jalan terus, karena itu pelayanan, cari solusi," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas PMPTSP Muratara, Nafrizal membenarkan pelayanan di dinas yang tidak ada listrik itu lumpuh.

"Ya apa yang mau dikerjakan, listrik tidak ada, jadi ya duduk-duduk saja beginilah, lumpuh total," katanya.

Ia menyebutkan, orang-orang yang akan berurusan untuk mengurus masalah perizinan tidak bisa dilayani.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved