Breaking News:

Berita Muaraenim

Cerita Diana, Penderita Depresi dan Lumpuh asal Muaraenim, Hari ini Teteskan Air Mata

Diana (40) penderita Depresi dan Lumpuh di kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muaraenim hari ini menunjukkan kemajuan yakni ekspesi menangis.

TRIBUNSUMSEL.COM/IKA ANGGRAENI
Diana (40) penderita Depresi dan Lumpuh di kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muaraenim saat digendong dan di naikan keatas ambulan untuk di bawah ke Rumah Sakit Bukit Asam guna mendapatkan pengobatan, Selasa (23/2/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM- Diana (40) penderita Depresi dan Lumpuh di kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muaraenim yang selama ini tak pernah ada reaksi,

Kali ini Ia akhirnya meneteskan air mata saat dirinya digendong dan di naikan keatas ambulan untuk di bawah ke Rumah Sakit Bukit Asam guna mendapatkan pengobatan.

Pantauan di lapangan,Selasa,(23/2/2021) Dengan mengenakan baju tidur warna Hijau, Diana tampak bersih setelah sekian lama tidak pernah di mandikan,

akhirnya mandi dan dikenakan pakaian bersih, dengan di gendong oleh Lurah Tanjung Enim Selatan, Arintah dan Bhabinkamtibmas Polsek Lawang Kidul, dan Dianapun tampak meneteskan air mana saat dirinya akan di naikan ke atas mobil ambulan.

Dengan di kawal oleh Camat Lawang Kidul, Andrille Martin dan Ketua TP PKK Lawang Kidul, Yosi Andrille Martin,Dianapun dibawa ke RS BAM Tanjung Enim untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca juga: 7 Jabatan Kepala OPD di Pemkab Muaraenim Lowong

Seperti yang dikatakan Sunita (32) Adik Kandung Diana menuturkan ia serasa tak percaya bahwa kakak kandungnya tersebut bisa meneteskan air mata saat akan dinaikan keatas ambulan.

" Selama ini, Dia tidak pernah mengeluarkan ekspresi lain, selain tersenyum jika ingin makan atau minum, tapi hari ini saya rasanya tak percaya saat tadi melihat dia (Diana.Red) menangis, setelah belasan tahun tak meluapkan ekspresi,ini untuk pertama kalinya,dia menangis,"katanya.

Dikatakan Sunita, bahwa sebagai adik kandung,dia tentu sangat ingin kakak kandungnya tersebut sembuh.

" Tentu saja kami ingin, dia sembuh,selama ini kami tidak bisa membawanya kedokter dikarenakan kami tidak punya biaya,namun kami merasa sangat bersyukur atas bantuan dari PT Bukit Asam, Pak Camat,Buk Camat, dan banyak pihak yang peduli terhadap kakak kandung saya ini,"katanya.

Dilain pihak, Camat Lawang Kidul,Andrille Martin didampingi Ketua TP PKK Lawang Kidul, Yosi Andrille mengatakan bahwa ia bersama ketua TP PKK sengaja mengantarkan diana ke rumah sakit untuk memastikan bahwa warganya tersebut mendapatkan penanganan serius dari pihak Rumah Sakit.

Halaman
12
Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved