Breaking News:

Pengakuan Mantan Anggota Dewan Bandar Narkoba: Saya Jualan di Ujung Masa Jabatan

Petualangan bandar narkoba Desri Zahri alias Kucut mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Lubuklinggau

EKO HEPRONIS/TRIBUNSUMCEL.COM
Kucut anggota dewan bandar narkoba. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Petualangan bandar narkoba Desri Zahri alias Kucut mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Lubuklinggau Sumsel akhirnya terhenti.

Angota dewan priode 2014-2019 dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini ditangkap Satnarkoba Polres Lubuklinggau setelah dua tahun ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Kucut ditangkap Polisi setelah diketahui pulang ke rumah saudara perempuannya di RT 09 Kelurahan Karya Bakti Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Rabu (17/2/2021) lalu.

Terbongkarnya jaringan Kucut ini, setelah dua kaki tangannya Gusti dan Tomi tertangkap polisi tahun 2019 lalu, saat itu Polisi menyita barang bukti 5,84 gram.

Ketika mendengar anak buahnya ditangkap Polisi, Kucut langsung melarikan diri ke tempat istri mudanya di Kota Bandung Provinsi Jawa Barat.

"Saat itu saya langsung kabur ke Jawa Barat, kemudian saya memilih bisnis buah durian," ungkapnya pada wartawan, Senin (21/2/2021).

Kucut membantah telah menjadi bandar narkoba di Kota Lubuklinggau sejak ia belum terpilih menjadi anggota dewan tahun 2014 lalu.

Ia mengaku menjalani bisnis narkoba saat di penghujung masa jabatannya sebagai dewan.

"Baru sekali itulah saya jadi (bandar narkoba), sebelum -sebelumnya saya hanya pengusaha tenda," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved