Breaking News:

FKPI Ajak Eleman Masyarakat Bersama Peduli Posyandu, Tempat Berkumpul Masyarakat Pra Sejahtera

Forum Kader Posyandu Indonesia (FKPI) mengajak elemen masyarakat untuk menyalurkan infak, sedekah dan zakat ke posyandu terdekat.

Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Yohanes Tri Nugroho
FKPI Ajak Eleman Masyarakat Bersama Peduli Posyandu, Tempat Berkumpul Masyarakat Pra Sejahtera - kma-series.jpg
TRIBUNSUMSEL.COM/MELISA
Ketua Umum Pusat FKPI H Baharuddin saat kegiatan live talk virtual, Kartini Milenial Award (KMA) Series, mengangkat tema Ibu Cerdas, Generasi Sehat, Indonesia Maju tanpa Stunting, Senin (22/2/2021).
FKPI Ajak Eleman Masyarakat Bersama Peduli Posyandu, Tempat Berkumpul Masyarakat Pra Sejahtera - kma-series-1.jpg
TRIBUNSUMSEL.COM/MELISA
Live talk virtual, Kartini Milenial Award (KMA) Series, mengangkat tema Ibu Cerdas, Generasi Sehat, Indonesia Maju tanpa Stunting, Senin (22/2/2021).
FKPI Ajak Eleman Masyarakat Bersama Peduli Posyandu, Tempat Berkumpul Masyarakat Pra Sejahtera - kma-series-2.jpg
TRIBUNSUMSEL.COM/MELISA
Ketua Bhayangkari Wilayah Sumsel, Hj Nera Eko Indra Heri melakukan kegiatan sosial yang menjadi kegiatan rutin, posyandu juga telah menjadi perhatian Bhayangkari.

PALEMBANG -- Forum Kader Posyandu Indonesia (FKPI) mengajak elemen masyarakat baik pribadi, instansi, pemerintah hingga perusahaan dan siapa pun untuk bersama-sama peduli Posyandu yang tersebar hingga di pelosok desa di wilayah Sumsel.

Satu diantaranya dengan menyalurkan infak, sedekah dan zakat ke posyandu terdekat.

Posyandu merupakan wadah tempat berkumpul, mayoritas masyarakat pra sejahtera terutama balita, ibu hamil dan lansia yang butuh perhatian dan kepedulian dari kita semua.

Hal ini diungkapkan Ketua Umum Pusat FKPI H Baharuddin saat kegiatan live talk virtual, Kartini Milenial Award (KMA) Series, mengangkat tema Ibu Cerdas, Generasi Sehat, Indonesia Maju tanpa Stunting, Senin (22/2/2021).

Mendampingi Baharuddin, turut hadir Ketua Bhayangkari Wilayah Sumsel Hj Nera Eko Indra Heri beserta anggota Bhayangkari se-Sumsel.

Lebih lanjut, H Baharuddin mengatakan Posyandu merupakan wadah untuk masyarakat prasejahtera di bangsa ini yang penting, terpenting dan mendesak.

Sebagaimana lagu Indonesia Raya, Bangunlah jiwanya, Bangunlah badannya untuk Indonesia raya.

"Maksud dari lirik lagu ini bukan hanya membangun fisiknya saja yang dilaksanakan oleh bangsa ini tetapi harus diikuti pembangunan manusianya juga," katanya.

"Bicara pembangunan manusia itu ada dua, pembangunan jiwa dan badan. Pembangunan jiwa ini membentuk perilaku atau akhlak dengan kami bersinergi dengan guru guru ngaji gimana akhlak bangsa ini harus berpedoman kepada kitab suci," jelasnya.

Kalau berpedoman dengan kitab suci pasti mendekati akhlak Tuhan dan menjadi lebih bagus.

"Tidak merusak dan merugikan dan kami terapkan melalui guru guru ngaji dan pembangunan badan ini membangun fisik yang sehat, dan alhamdulillah membangun badan ini sudah bagus contohnya melalui posyandu," katanya.

"Karena melalui posyandu ini ada balita, ibu ibu hamil, lansia, generasi penerus yang harus kita jaga. Nah kader posyandu dan guru guru ngaji ini adalah manusia yang sudah teruji keikhlasannya dan diterima oleh masyarakat," katanya.

Sementara Ketua Bhayangkari Wilayah Sumsel, Hj Nera Eko Indra Heri mengatakan, dalam kegiatan sosial yang menjadi kegiatan rutin, posyandu juga telah menjadi perhatian Bhayangkari.

"Di lingkungan kami se-Sumsel, ada 22 posyandu dan 117 kader posyandu, yang melayani tidak hanya anggota tapi juga masyarakat umum," katanya.

Ke depan, Bhayangkari akan terus melaksanakan kegiatan, agar dapat mewujudkan generasi sehat tanpa stunting

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved