10 Tahun Kedepan Banyak yang Pakai Mobil Listrik Ketimbang Berbahan Bakar Minyak, Kata Ketua MPR
Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo memprediksi dalam 10 tahun kedepan Indonesia bisa bermigrasi dari kendaraan konvensional berb
TRIBUNSUMSEL.COM - Mobil listrik mulai digandrungi oleh masyarakat.
Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo memprediksi dalam 10 tahun kedepan Indonesia bisa bermigrasi dari kendaraan konvensional berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik.
"Target kita 10 tahun kedepan masyarakat Indonesia bisa bermigrasi dari kendaraan konvensional ke elektrik," ujarnya dalam wawancara bersama Tribunnews, Minggu (21/2/2021).
"Tugas kita tentu memikirkan upaya bagaimana meyakinkan masyarakat untuk bermigrasi ke kendaraan listrik. Ini menjadi keharusan, karena dampak yang diberikan dari migrasi ini sangat positif," ujarnya.
Dia mengatakan, saat ini pemerintah sudah memberikan dukungan untuk masyarakat yang ingin bermigrasi ke kendaraan listrik.
"Dukungan tersebut, seperti menggratiskan parkir dan menggunakan kendaraan listrik bebas ganjil-genap. Kemudian ada diskon pengisian daya dari PLN sebesar 30 persen yang di rumahnya memiliki kendaran listrik," kata Bamsoet.
Dia menegaskan, saat ini harga kendaraan listrik mulai terjangkau karena sudah banyak produsen otomotif besar yang mulai memproduksi kendaraan listrik seperti Korea Selatan dan China.
"Contohnya seperti ini Hyundai Ioniq seharga Rp 640 juta, dibandingkan membeli mobil konvensional yang harganya sama, lebih baik memilih kendaraan listrik karena penghematannya lebih banyak," ujarnya.
Dia juga mengatakan, membeli kendaraan listrik itu sangat worth it sekali bila dilihat dari segi penghematan karena perawatan yang tidak banyak memakan biaya seperti mobil konvensional yang harus ganti oli atau tune up.