Breaking News:

Berita Palembang

Terpancing Kirim Foto Tanpa Busana, Bu Guru asal Palembang Diperas Teman Kenal di Facebook

Bu Guru berusia 49 tahun ini diminta menyerahkan uang dengan ancaman foto tanpa busananya akan disebar ke Facebook

Tribunsumsel.com/Khoiril
Ilustrasi : Bu guru menjadi korban pemerasan, diancam foto tanpa busana akan disebar jika tidak menyerahkan uang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Seorang guru perempuan berinisial Y, menjadi korban pemerasan oleh teman yang dikenal dari facebook.

Perempuan 49 tahun ini diminta menyerahkan uang dengan ancaman foto tanpa busananya akan disebar ke Facebook.

Akibat pemerasan itu, bu guru ini mendatangi Polrestabes Palembang untuk membuat laporan.

Ia mengaku telah mengalami kerugian Rp 1,2 juta.

Y menceritakan, kronologi pemerasan itu bermula saat mengenal pelaku berinisial MT di Facebook.

Hanya saja, Y tidak tidak mengetahui MT tinggal di mana.

Baca juga: Pulang Kampung ke Palembang Perampok Toko Emas di Sayangan Ditangkap, Buron Sejak 2018

Setelah mengenal pelaku di facebook, keduanya kemudian bertukaran nomor whatsapp.

Setelah itu korban dan pelaku saling berkomunkasi hingga akrab.

Terpancing bujuk rayu, Y mau saja diminta mengirimi foto tanpa busananya kepada MT.

"Tidak lama kemudian, pelaku malah mengancam saya akan meyebarkan foto saya di facebook kalau saya tidak menuruti kemauannya," ujar Y, warga Palembang ini kepada petugas SPKT Polrestabes Palembang, Kamis (18/2/2021).

Kemudian pelaku meminta sejumlah uang kepada korban agar fotonya tidak disebarkan.

"Karena saya takut kemudian saya berikan uang Rp 700 ribu dengan cara transfer kepada pelaku," katanya.

Namun pelaku kembali meminta uang sebesar Rp 500 ribu.

"Saya kembali kirimkan," bebernya.

Baca juga: Akhirnya Terjawab Sosok Dibalik Video Viral Warga Borong Mobil, Dapat Rp9,7 M Tapi Tak Beli Mobil

Tidak hanya itu pelaku kembali meminta uang sehingga korban takut dan memutuskan mengadu kepada keluarganya mengenai kejadian tersebut.

Akhirnya korban ditemani keluarganya membuat laporan di SPKT Polrestabes Palembang.

Sementara itu laporan UU ITE yang dialami korban sudah diterima anggota piket SPKT Polrestabes Palembang, untuk selanjutnya laporan korban akan diteruskan ke Unit Reskrim Polrestabes Palembang.

Penulis: Pahmi Ramadan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved