Breaking News:

Berita Muaraenim

1 ASN Dinas PUPR Ditetapkan Tersangka oleh Kejari, Sekda Muaraenim Syok : Kasus Mana Lagi Ini

Terkait ditetapkannya 1 orang ASN di lingkungan Pemkab Muaraenim sebagai Tersangka oleh Kejari. Ini reaksi Sekda Muaraenim

TRIBUNSUMSEL.COM/IKA ANGGRAENI
Plt.Sekda Muaraenim,Emran Tabrani 

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM- Terkait ditetapkannya 1 orang ASN di lingkungan Pemkab Muaraenim sebagai Tersangka dalam kasus baru yang diduga melakukan mark up Proyek Rehab jalan di desa Harapan Jaya, Plt.Sekda Muaraenim akan evaluasi menyeluruh dinas PUPR Muaraenim.

Hal ini dikatakannya saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com,Kamis,(17/2/2021).

"Saya syok mendengarnya, ini kasus yang mana lagi, karena saya belum dapat laporan terkait hal itu, dan jika itu benar,hal ini sungguh sangat memprihatinkan, dimana Pak Bupati kita yang saat ini sedang di tahan KPK,ini ada kasus baru lagi," katanya.

Untuk lanjutnya pihaknya tentu akan memastikan terlebih dahulu terkait hal tersebut.

" Dan tentu saja,evaluasi menyeluruh itu akan kita lakukan,agar jangan sampai ada kejadian lagi seperti ini,"katanya.

Dikatakan Emran, jika hal tersebut benar,maka pihaknya menyerahkan hal tersebut sepenuhnya kepada pihak yang berwajib untuk mengikuti proses hukum yang berlaku.

" Ya kita ikuti aja dulu proses hukumnya seperti apa, dan baru nanti akan kita koordinasikan untuk kedepannya bagaimana jika  yang bersangkutan sudah mendapatkan kepastian hukum,"katanya.

Dugaan Mark Up Rehab Jalan

 Kejaksaan Negeri (Kejari) Muaraenim resmi tetapkan tiga orang tersangka dalam kasus mark up proyek rehab jalan desa Harapan Jaya dengan nilai kerugian Rp 418 juta, 1 diantaranya adalah ASN dilingkungan Dinas PUPR Kabupaten Muaraenim.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kajari Muaraenim,Mernawaty didampingi jajarannya dalam jumpa pers yang gelar,Kamis Sore,(17/2/2021).

Halaman
12
Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved