Breaking News:

Berita OKU Selatan

Tinggal Tunggu SK PTDH, Aipda JS Kembali Berulah, Digrebek di Kontrakan Batu Belang

Oknum Anggota Kepolisian Aipda JS (42) yang tinggal menunggu SK pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) diamankan Satres Narkoba Polres OKU Selatan.

SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Tersangka Oknum Polisi JS (42) kaos putih dan rekannya MF (51) diamankan di Mapolres OKU Selatan beberapa hari lalu, Rabu (17/2/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA--Kedapatan edarkan narkoba bersama seorang rekannya, Oknum Anggota Kepolisian Aipda JS (42) yang tinggal menunggu SK pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) kembali diamankan Satres Narkoba Polres OKU Selatan.

Tersangka yang sempat bertugas sebagai anggota Mapolsek Mekakau Ilir itu digrebek petugas bersama seorang rekannya MF (47) warga biasa disebuah kontrakan Kelurahan Batu Belang Jaya Kecamatan Muaradua OKU Selatan.

Dari tangan tersangka petugas menemukan barang bukti (BB) Narkoba jenis Sabu 1.96 gram, 3 butir pil inek seberat 0.97 gram uang tunai puluhan lembar pecahan seratus ribu alat konsumsi sabu dan handphone.

Diketahui, sebelum kedapatan mengedarkan Narkoba yang saat inj dilakukan pemeriksaan di Polda Sumsel ini kerap bermasalah pelanggaran disiplin bahkan karena berulang telah tengah proses pemecatan hanya menunggu SK serta upacara pencopotan Propam Polres OKU Selatan.

Namun JS kembali bermalah kasus Narkoba kedapatan mengedarkan sabu.

Baca juga: Sidang Perdana Lusi Tania, Janda Muda Larikan Uang Arisan di OKU Selatan, Ini Harapan Korban

Hal itu dibenakan oleh Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnain Harahap SIK, MH melalaui Wakapolres Kompol MP Nasution terkait oknum anggota tengah proses pemecatan kembali ditangkap terlibat kasus Narkoba.

"Dia sebagai anggota Polsek Mekakau Ilir, tengah proses PTDH karena banyak melanggar disiplin diserse dan lain-lain, sebenarnya tinggal menunggu SK, sebelum ditangkap kasus narkoba"ujarnya

Terpisah, ditambahkan Kasatres Narkoba, Iptu Hendri, SH mengatakan oknum anggota yang tinggal menunggu SK pemecatan diduga nyambi jadi pengedar Narkoba diringkus disebuah rumah kontrakan bersama seorang rekannya.

Diungkapkan Iptu Hendri oknum anggota tetap akan diproses hukum di Polres OKU Selatan dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara.

"Perihal kasus narkoba ini nantinya akan diproses di Polres OKU Selatan, kita kenakan pasal 114 Jo 112 ancaman hukuman paling singkat 6 tahun paling berat 20 tahun,"terangnya.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved