Breaking News:

Gagal Panen, Petani Durian se-Kecamatan Muara Pinang Empat Lawang Pasrah

Mayoritas pemilik kebun buah durian di kecamatan Muara Pinang, kabupaten Empat Lawang tahun ini tidak bisa memanen durian

SAHRI
Kebun durian warga di Empatlawang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPATLAWANG - Mayoritas pemilik kebun buah durian di kecamatan Muara Pinang, kabupaten Empat Lawang tahun ini tidak bisa memanen durian seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dapat dikatakan jika salah satu sentra penghasil buah durian di kabupaten Empat Lawang ini mengalami gagal panen.

Salah satu pemilik kebun durian di desa Sapa Panjang yang ditemui oleh tim tribunsumsel.com menyampaikan jika memang tahun ini pohon durian di kebunnya hanya beberapa pohon saja yang memiliki buah, itupun buahnya sangat sedikit.

"Biasanya seperti tahun kemarin saat musim durian tiba saya dapat memanen durian mulai dari 1500 hingga 2000 buah durian, kalau tahun ini 50 buah saja tidak sampai", ucap Chandra salah satu pemilik kebun durian yang ada di kecamatan Muara Pinang.

Pemilik kebun durian dengan jumlah pohon mencapai 56 batang ini juga menambahkan memang hampir semua pemilik kebun durian di kawasan Berang Sano, Muara Pinang mayoritas mengalami gagal panen.

"Biasanya setiap kali panen durian tiba saya bisa mengantongi uang mulai dari Rp. 5.000.000,00 hingga Rp. 6.000.000,00 sedangkan tahun ini bisa dikatakan tidak ada sama sekali, untuk konsumsi sendiri saja belum puas", ujar Chandra kapada tim tribunsumsel.com.

Berbeda dengan petani ataupun pemilik kebun durian yang ada di Jalan Poros Tebing Tinggi, kabupaten Empat Lawang, dimana tahun ini mereka tidak mengalami gagal panen.

Saat berkunjung ke kawasan Jalan Poros Tebing Tinggi, tim tribun sumsel mendapati banyak petani durian yang menjajakan hasil kebunnya dengan kisaran harga jual mulai dari Rp. 10.000,00 hingga Rp. 30.000,00.

Musim durian tahun ini bisa dikatakan normal seperti biasanya, saya biasa menjajakan durian secara langsung di pinggiran jalan poros dengan harga Rp. 10.000,00 sampai Rp. 30.000,00 tergantung besar kecilnya", ujar Zainal salah satu petani durian di kawasan jalan poros, Tebing Tinggi.

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved