Coppa Italia

HASIL COPPA ITALIA Gusur Inter Milan, Juventus Melaju ke Final, Andrea Pirlo Bakal Ukir Sejarah

Selangkah lagi Juventus akan merengkuh gelar juara Coppa Italia 2020-2021. Peluang mereka raih usai Ronaldo dkk menyingkirkan Inter Milan

Editor: Hanafijal
Marco BERTORELLO / AFP
Bianconeri ke Final Coppa Italia, Bek Italia Inter Milan Alessandro Bastoni (kiri) dan pemain depan Portugal Juventus Cristiano Ronaldo mengejar bola selama pertandingan sepak bola leg kedua semifinal Piala Italia antara Juventus Turin dan Inter Milan pada 9 Februari 2021 di stadion Juventus di Turin. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Selangkah lagi Juventus akan merengkuh gelar juara Coppa Italia 2020-2021. Peluang mereka raih usai Ronaldo dkk menyingkirkan Inter Milan di babak semifinal leg kedua dengan hasil imbang tanpa gol di Allianz Stadium, Rabu (10/2/2021) dinihari.

Bagi Juve, hasil imbang cukup membawa mereka meraih tiket final dengan keuunggulan agregat 1-2 atas Nerazzurri.

Pelatih Juventus, Andrea Pirlo mengungkapkan rasa gembira atas hasil tersebut. Karena ini hasil maksimal yang diraihnya untuk pertama kalinya sejak dia melatih skuad Juventus di musim perdananya.

Hal itu juga membawa Pirlo menyamai catatan Roberto Mancini, Rafael Benitez, dan Simone Inzaghi yang juga membawa timnya melaju ke final pada musim pertamanya.

Pirlo makin berambisi menyumbangkan gelar keduanya kepada Juventus pada akhir musim ini lewat ajang Coppa Italia.

Pegawai BUMN Dilarang ke Luar Kota saat Long Weekend 12-14 Februari, Kata Erick Thohir Soal Sanksi

Merespon sukses anak asuhnya itu, Pirlo mengaku sudah merencanakan hal tersebut sejak ditunjuk menjadi juru taktik si Nyonya Besar.

Selain membidik gelar Coppa Italia, Pirlo juga mengincar gelar Super Coppa Italia dan lolos 16 besar Liga Champions.

"Saya berharap demikian, sebagai debutan memang rencana saya bisa memenangkan Supercoppa, mencapai final Coppa Italia, dan 16 besar Liga Champions," ujar Pirlo dilansir Football Italia.

Pirlo berharap para pemain Juventus tetap memiliki rasa lapar untuk bisa memenangkan laga penting di final nantinya.

"Tapi ingat kami belum mencapai apa-apa, sekarang kami akan beristirahat dan bersiap untuk laga sabtu," tegas Pirlo.

Disinggung terkait strategi jitu yang ia terapkan dalam meredam permainan menyerang Inter Milan.

Pirlo menyebut kekuatan pertahanan yang digalang oleh timnya berjalan sangat efektif dalam mementahkan setiap peluang Inter Milan.

Heboh Wedding Organizer Tawarkan Layanan Nikah Siri hingga Poligami, Kementerian PPPA Bereaksi

Kehadiran Cheillini menjadi salah satu kekuatan pilar di lini pertahanan Juventus.

Ia pun merasa beruntung memiliki tim yang dihuni bek tangguh mulai dari Cheillini, Bonnuci, hingga De Ligt."Saya selalu mengatakan bahwa saya merasa beruntung memiliki empat bek tengah yang sangat baik," kata Pirlo.

"Tidak hanya Cheillini saja, namun yang lain juga telah melakukannya dengan sangat baik dan saya senang tentang hal itu,".

Meskipun menerapkan formasi pakem yang hampir sama, Pirlo menegaskan efektifitas pertahanannya didasarkan strategi berbeda setiap menghadapi lawan yang berbeda pula.

"Sejak awal musim kami bertahan dengan 4-4-2 tapi kami bermain dengan cara yang sama sekali berbeda," ungkap Pirlo.

"Berdasarkan bagaimana lawan datang menghadapi kami, kami memutuskan cara solusinya, hanya pertahanan kuat yang tersisa dengan 4-4-2" ungakpnya membongkar hrahasia tim.

Juventus kini hanya tinggal menunggu pemenang laga antara Napoli dan Atalanta untuk dihadapi di final Coppa Italia musim 2020/2021.

Dengan hasil ini, Juventus mencapai final Coppa Italia untuk ke-20 kalinya.

Tim paling sering tampil di final Coppa Italia, hanya AS Roma yang paling mendekati, dengan catatan 17 final, dan Inter Milan 13 final, berdasarkan statistik Opta.

Geger Siang-siang Ular Sebesar Pohon Muncul, Meliuk-liuk di Bebatuan dan Jadi Tontonan Warga

Banyak Peluang Ronaldo
Inter Milan yang tertinggal agregat 2-1 dari Juventus turun dengan dua striker andalan yakni, Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku.

Lima menit babak pertama berlangsung, Juventus menguasai bola dan mencari ruang untuk membuka keunggulan lebih dulu.

Namun, tim asuhan Andrea Pirlo masih kesulitan membongkar rapatnya pertahanan Inter Milan.

Dua puluh menit babak pertama berlangsung, belum ada peluang berbahaya yang dihasilkan Juventus dan Inter Milan.

Cristiano Ronaldo cs unggul dalam penguasaan bola hingga menghasilkan 177 passing, berbanding 44 milik Inter.

Jelang jeda turun minum, Juventus memiliki peluang dari skema bola mati yang dieksekusi Cristiano Ronaldo. Hanya tendangan mantan pemain Real Madrid itu membentur tembok pemain Inter Milan.

Tekanan Juventus justru lebih intens, pada menit ke-42 Ronaldo kembali menghadirkan peluang. Tendangan jarak dekat kaki kirinya masih bisa ditepis Handanovic dan hanya membuahkan tendangan penjuru untuk Juventus.

Hingga jeda turun minum, keadaan tak berubah, kedua tim belum mampu merubah papan skor pertandingan.

Kepuasaan Publik Terhadap Presiden Joko Widodo Menurun, TNI Institusi Paling Dipercayai Publik

Selepas jeda turun minum, skuad Juve memiliki peluang dari counter attack cepat. Satu dua Bentacur dengan Ronaldo berakhir umpan untuk Kulusevski.

Sayangnya umpan terobosan yang diberikan Bentacur tak direspon dengan baik oleh Kulusevski dan berakhir tendangan gawang untuk Inter.

Pirlo melakukan pergantian pertama dalam laga ini, McKennie masuk menggantikan Bernardeschi pada menit ke-62. Pada menit ke-64 Juventus menghasilkan peluang emas, Cuadrado memberikan umpan terobosan untuk Cristiano Ronaldo.

Terlepas dari kawalan pemain Inter, Cristiano Ronaldo lepaskan tendangan dengan kaki kanannya. Beruntung bagi Inter, Handanovic berhasil mengagalkan peluang emas Ronaldo. Lagi-lagi Handanovic, dia tampil bak kesetananan malam ini.

Peluang emas Cristiano Ronaldo yang melepaskan tendangan jarak dekat berhasil dia tepis. Sang megabintang berhasil melewati beberapa pemain Inter di kotak 12 pas sebelum lepaskan tendangan ke gawang Handanovic.

Seperti dalam bahasan sebelumnya, bagaimana Pirlo kian mirip dengan Allegri dalam pendekatan ke timnya.

Jelang waktu normal berakhir, Pirlo menurunkan Gioginio Chiellini untuk menambah kekuatan pertahanan Juventus.

Memasuki waktu-waktu riskan, intensitas serangan Inter Milan kian banter. Lukaku cs terus berupaya untuk bisa mengejar agregat gol. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, Inter Milan gagal menciptakan gol ke gawang Juventus.

Ronaldo cs pun melenggang ke partai final Coppa Italia.

Lagu Dipopulerkan Inul Daratista, Kisah Syam Permana Pencipta Lagu Dangdut Kini Hidup Jadi Pemulung

Susunan pemain Juventus vs Inter Milan

Juventus

Buffon, De Ligt, Demiral, Danilo, Alex Sandro, Rabiot, Bentacur, Cuadrado, Bernardeschi, Cristiano Ronaldo, Kulusevski.

Pelatih: Andrea Pirlo

Inter Milan

Handanovic, Skriniar, De Vrij, Bastoni, Hakimi, Barella, Brozovic, Eriksen, Darmian, Lukaku, Lautaro Martinez.

Pelatih: Antonio Conte

---------

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul HASIL COPPA ITALIA, Singkirkan Inter Milan, Pirlo Bicara Peluang Ukir Sejarah Bersama Juventus

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved