Breaking News:

Wabup Muratara Proaktif Komunikasi ke PLN agar Gardu Induk Terealisasi, Devi: Demi Listrik Bagus

Untuk menjawab keinginan masyarakat, Wakil Bupati Muratara Devi Suhartoni proaktif berkomunikasi dengan PLN mendorong pembangunan Gardu Induk 150 kV.

ISTIMEWA
Wakil Bupati Muratara Devi Suhartoni proaktif berkoordinasi dengan PT PLN UIP Sumbangsel di Palembang agar pembangunan Gardu Induk di Muratara segera terealisasi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Pembangunan Gardu Induk 150 kV Muara Rupit di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mangkrak.

Proyek pembangunan Gardu Induk Muratara berada di atas lahan seluas 3,39 hektar di Desa Lubuk Rumbai Baru, Kecamatan Rupit.

Sudah tiga tahun sejak peletakan batu pertama pada Februari 2018 lalu hingga Februari 2021 ini pembangunannya belum juga rampung.

Masyarakat bertanya-tanya kapan daerah ini memiliki Gardu Induk sendiri karena masih bergantung pada Gardu Induk Kota Lubuklinggau.

Akibatnya kualitas suplai listrik ke desa-desa pelosok di Bumi Beselang Serundingan kurang baik.

Untuk menjawab keinginan masyarakat, Wakil Bupati Muratara Devi Suhartoni proaktif berkomunikasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Devi mendatangi langsung PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) di Palembang.

"Kemarin saya proaktif berkoordinasi dengan PLN agar pembangunan Gardu Induk di Muratara segera terealisasi," kata Devi kepada Tribunsumsel.com, Jumat (5/2/2021).

Devi mengaku telah mendengarkan secara langsung kendala pembangunan Gardu Induk tersebut setelah dijabarkan Manager PT PLN UIP Sumbagsel.

Kendala yang menjadi isu utamanya, kata Devi, adalah masalah sosial yakni kurang mendapat dukungan dari masyarakat Kabupaten Muratara sendiri.

Halaman
12
Penulis: Rahmat Aizullah
Editor: Yohanes Tri Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved