Berita OKI
Bantuan Untuk 5.354 Mahasiswa di OKI Cair, Dibagikan Per Universitas, Ini Syarat dan Jadwalnya
Pemerintah Kabupaten OKI mulai membagikan bantuan bagi mahasiswa terdampak Covid-19. Ini jadwal dan syarat untuk mengambil bantuan.
Penulis: Winando Davinchi | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sebanyak 500 lebih mahasiswa dari Universitas Sriwijaya mengantri untuk mengambil buku tabungan bantuan mahasiswa dampak dari Covid-19.
Proses pembagian bertempat di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Rabu (3/1/2021) siang.
Kepala Dinas Pendidikan OKI, M. Amin menerangkan sejak kemarin pihaknya telah membagikan edaran terkait informasi pengambilan buku tabungan bagi mahasiswa OKI yang menerima bantuan.
"Karena yang dibagikan ini sebanyak 5.354 mahasiswa, jadi kami membagi jadwal pengambilan sesuai Universitas masing-masing dan akan berlangsung hingga (25/2) Februari mendatang," ungkapnya ketika dikonfirmasi langsung.
Diterangkannya, adapun sistem pembagian dimulai dari mahasiswa yang terdaftar dari universitas yang ada di Provinsi Sumatera Selatan.
"Iya jadwalnya untuk UNSRI dibagikan mulai kemarin dan hari ini, kemudian Universitas Terbuka (UT) hari Kamis (04/2) mendatang, lalu Universitas Muhammadiyah Palembang jadwal pembagian Senin dan hari Selasa 8-9 Februari,"
"Selanjutnya Universitas Islam OKI (Uniski) terjadwal hari Rabu dan Kamis 10-11 Februari mendatang, disusul UIN Raden Fatah Palembang mulai tanggal 11,15 dan 17 Februari. Selanjutnya bagi mahasiswa Universitas PGRI dan Universitas Bina Darma ditanggal 18 dan 19 Februari mendatang," katanya.
Masih kata Amin, selanjutnya barulah dilanjutkan bagi mahasiswa OKI yang berkuliah di Universitas di luar Sumsel.
"Untuk mahasiswa di luar Universitas diatas (dalam Sumsel), dijadwalkan pengambilan buku rekening ditanggal 22 dan 23 Februari, sementara Universitas diluar Sumsel jadwal pengambilan 24 dan 25 Februari mendatang," terang Amin.
Dari pantauan, mahasiswa yang menerima bantuan masuk satu persatu menuju meja panitia pembagian buku rekening dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, pake masker, cuci tangan dan diukur suhu badan mengunakan thermogun.
"Ada 10 petugas yang dikerahkan dalam pembagian buku tabungan tersebut. Setiap mahasiswa yang mengambil buku tabungan ini harus menyertakan fotocopy KTP untuk menghindari kesalahan," tegas dia.
Sementara itu, Erfiyani salah satu mahasiswa penerima bantuan mengapresiasi bantuan bagi mahasiswa yang diberikan pemerintah Kabupaten OKI.
"Alhamdulillah hari ini terealisasi. Tentunya kami mahasiswa sangat terbantu apalagi ditengah situasi pandemi. Kami butuh kuota," ungkapnya sangat senang.
Setelah dapat buku tabungan, Ia akan langsung ke bank untuk mencairkannya bantuan Rp. 1.000.000 tersebut.
"Tadi sudah mengambil buku tabungan dan nanti langsung mau dicairkan ke Bank BRI terdekat," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/pembagian-bantuan-mahasiswa-di-oki.jpg)